Gejala Awal Osteoporosis dan Cara Mengobatinya

Seorang perempuan mengalami Gejala Awal Osteoporosis. Ia pun menjalani pengobatan Osteoporosis

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com).- Gejala Awal Osteoporosis dan Cara Mengobatinya. Gejala Osteoporosis terbilang cukup sulit untuk dipahami, dimulai dari penurunan kepadatan pada tulang hingga membuat tulang menjadi keropos.

Gejala fisik yang sulit dikenali apabila terkena osteoporosis. Pada umumnya osteoporosis baru diketahui pada saat anda telah mengalami patah tulang dikarenakan terjadi benturan atau kecelakaan.

Berikut ini beberapa gejala osteoporosis yang mungkin pernah dan sedang anda rasakan. Untuk itu, jangan abaikan gejala-gejala ini;  

Kekuatan Genggaman Tangan Melemah

Mengetahui melemahnya gengaman tangan, itu bisa saja salah satu dari gejala osteoporosis.

Kondisi tersebut terjadi lantaran adanya penurunan dari kepadatan tulang. Hal yang dialami penderita tersebut, akan meningkatkan resiko untuk terjatuh.

Untuk dapat menghindari hal yang tidak diinginkan dari dampak gejala tersebut, hendaknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah pemeriksaan ditempuh untuk bisa memastikan bahwa apakah mengalami gejala awal osteoporosis ataukah terdapat penyakit lainnya.

Gusi Mengalami Penyusutan

Gejala yang ditimbulkan akibat osteoporosis, salah satunya terdapat penyusutan pada gusi. Apabila hal ini terjadi, memungkinkan Anda mengalami keropos pada tulang rahang.

Setelahnya, ini memungkinkan gigi bisa terlepas dari tulang rahang, mengingat tidak ada lagi yang menyokongnya.

Menurut beberapa kasus yang telah terjadi, wanita yang menderita osteoporosis mengalami risiko tiga kali lipat kerontokan gigi.

Kasus ini dibandingkan dengan wanita yang tidak mengalami masalah osteoporosis. Oleh sebab itu, menghindarinya sejak dini sangatlah penting.

Nyeri pada Punggung

Nyeri pada punggung bisa terjadi secara sponton, apabila hal ini dialami oleh orang yang menderita osteoporosis.

Rasa sakit yang ditumbulkan akibat nyeri punggung, bisa membuat Anda nantinya akan kesulitan untuk bergerak bangun dari tempat tidur.

Nyeri punggung tersebut, bisa saja dikarenakan tulang belakang yang telah keropos dan patah secara tiba-tiba.

Meskipun hanya melakukan gerakan sepele, seperti halnya menggambil barang yang terjatuh di lantai.

Kuku Rapuh dan Lemah

Pada dasarnya kuku terbuat dari mineral yang sama, yang juga menjadi penyusun terbentuknya tulang.

Apabila Anda mengalami masalah kuku yang lemah dan rapuh, hal tersebut bisa saja menjadi salah satu gejala awal osteoporosis.

Kondisi tersebut, disebabkan tubuh Anda tidak lagi bisa menyerap kalsium dengan baik seperti sedia kala.

Hal pertama yang sering terjadi dikarenakan kurang dalam mengkonsumsi kalsium dalam tubuh.

Apabila kuku Anda mulai rapuh, alangkah baiknya sesegera mungkin bisa melakukan pemeriksaan ke dokter terdekat.

Untuk bisa mengetahui secara pasti penyebab dari kondisi yang Anda alami saat ini.

Tinggi Badan Berkurang dari Biasanya

Salah satu gejala paling sering diketahui orang terserang osteoporosis, dimana tinggi badannya berkurang dari biasanya.

Hal ini disebabkan tulang belakang telah mengalami keropos parah, sehingga tidak sanggup lagi menopang berat badan tubuh bagian atas.

Fase tersebut hendaknya perlu diwaspadai dimana biasanya kerusakan pada tulang akan berlanjut.

Apabila dirasa telah mengalami penyusutan tinggi mencapai 3 cm, itu menandakan bahwa Anda telah mengalami masalah osteoporosis.

Cara Mengobati Osteoporosis

Penyakit osteoporosis merupakan salah satu penyakit yang menyerang bagian tulang, sehingga menyebabkan tulang keropos dan rentan secara tiba-tiba.

Jika setelah melakukan tes ke dokter Anda terbukti mengalami osteoporosis, hendaknya Anda tidak panik. Kini terdapat beberapa cara mengobati osteoporosis, baik melalui pola gaya hidup atau pengobatan secara medis.

Bifosfonat

Pengobatan dilakukan dengan memberikan suplemen vitamin D, dan juga memberikan kalsium untuk tubuh penderita osteoporosis.

Bifosfonat sendiri memiliki fungsi untuk menjaga kepadatan pada tulang, sehingga akan menekan pemecahan jaringan tulang dengan cepat.

Beberapa obat yang diberikan oleh dokter meliputi ibandronate, risedronate, etidronate, dan juga asam zolendronic.

Pengobatan yang dilakukan, dengan mengkonsumsi resep obat secara rutin yang telah diajurkan oleh dokter.

Pemberian Suplemen dan Kalsium

Vitamin D dan juga kalsium memiliki manfaat yang cukup besar untuk menjaga kepadatan pada tulang sehingga tidak mudah rapuh.

Pemeriksaan rutin ke dokter perlu dilakukan, sehingga pasien yang mengalami osteoporosis bisa mendapatkan resep sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Pemberian Selective Estrogen Receptor Modulators (SERMs)

Reloxifene merupakan salah satu jenis SERMs yang digunakan untuk mengobati penyakit osteoporosis.

Efek dari obat yang diberikan oleh dokter tersebut, memiliki manfaat untuk mencegah terjadinya patah pada tulang dan tetap menjaga kepadatan tulang.

Pemberian Kalsitonin

Salah satu cara yang dilakukan, untuk dapat mengobati penyakit osteoporosis yakni dengan melakukan pemberian kalsitonin.

Manfaat dari obat tersebut, yakni dengan menghambat terjadinya kerapuhan pada tulang. Cara pengaplikasian ke pasien, obat ini diberikan dengan cara suntikan.

Pemberian Obat untuk Penumbuh Tulang

Memberikan obat penumbuh tulang, merupakan salah satu cara mengobati osteoporosis.

Apabila kepadatan tulang penderita osteoporosis terbilang rendah, maka dokter akan memberikan pasien obat ini.

Jenis obat penumbuh tulang dalam bentuk suntikan diantaranya romosuzumab, teriparatide, dan danabaloparatide.

Hendaknya menggunakan obat ini dengan mempertimbangkan aturan dan dosis, selalu mengkonsultasikan dengan dokter menjadi cara yang tepat dalam menggunakan obat tersebut.

Pemberian Hormon Testosteron

Memeberikan hormon testosteron, dilakukan apabila pasien penderita osteoporosis dirasa tubuhnya tidak bisa memproduksi hormon seks dengan normal.

Pemberian suntikan hormon, dilakukan dengan pengawasan yang tepat dan sesuai dengan petunjuk dari dokter yang menangani penyakit yang sedang Anda derita.

Pemberian Hormon Esterogen

Terapi pemberian hormon esterogen pada penderita osteoporosis, dilakukan pada wanita yang mengalami kerapuhan tulang yang cukup parah.

Terapi tersebut, hendaknya dilakukan dengan rutin dan sesuai dengan arahan dari dokter yang sedang menangani penyakit Anda.

Pemberian hormon esterogen memiliki beberapa resiko, diantaranya penderita mudah terserang penyakit kanker payudara dan dapat pula mengalami stroke.

Untuk itu dilakukan pemeriksaan secara berkala sebelum memberikan suntikan hormon kepada penderita osteoporosis.

Mulai sekarang, waspadailah gejala awal osteoporosis dan ketahui juga bagaimana cara mengobati osteoporosis. (Deni/R4/HR-Online)

Loading...