Gejala Tenggorokan Sakit Saat Menelan dan Langkah Mengatasinya

Tenggorokan Sakit Saat Menelan
Ilustrasi Tenggorokan Sakit Saat Menelan. Foto: Istimewa

Anda mungkin sering atau pernah merasakan tenggorokan sakit saat menelan. Selain sangat mengganggu, kondisi ini ternyata tak selalu akibat adanya peradangan. Bahkan bisa jadi ini berhubungan dengan penyakit tertentu.

Kebanyakan gangguan pada tenggorokan terutama memang karena adanya peradangan yang terjadi. Kondisi inilah yang menyebabkan kita kesulitan menekan makanan karena timbulnya rasa sakit atau nyeri.

Sakit tenggorokan biasanya terjadi karena adanya iritasi pada saluran tenggorokan. Kondisi ini adalah gejala yang umum dialami karena inflamasi tenggorokan atau faringitis akut. Namun faktor lain juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Faktor Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan

Kondis sakit pada tenggorakan saat menelan bisa disebabkan oleh banyak faktor. Baik karena trauma akibat duri ikan yang tertelan, tersedak makanan, difteri, infeksi, maupun faktor penyebab lainnya.

Baca juga: Makanan Penyebab Radang Tenggorokan yang Perlu Anda Hindari!

Mengenali penyebab terjadinya sakit tenggorokan sangat penting. Apalagi kondisi ini tak selalu karena adanya radang. Berikut ini sejumlah faktor yang bisa menyebabkan timbulnya rasa sakit di tenggorokan saat menelan.

Adanya Luka di Tenggorokan

Penyebab tenggorokan sakit bisa karena adanya luka pada tenggorokan. Makanan yang terlalu tajam atau panas bisa menyebabkan luka di sekitar larink. Kondisi ini akan menyebabkan leher terasa sakit saat menelan.

Tenggorokan Kering

Sakit tenggorokan juga bisa terjadi akibat terlalu keringnya kerongkongan. Udara lingkungan yang kering atau kotor bisa menyebabkan kondisi ini. Biasanya gejalanya diikuti dengan terasa panasnya sekitar hidung.

Gangguan Asam Lambung

Tenggorokan sakit juga bisa merupakan indikasi adanya gangguan asam lambung. Naiknya asam lambung karena penyakit GERD atau gangguan lambung lainnya akan menyebabkan tenggorokan kering dan nyeri.

Hidung Tersumbat

Hidung yang tersumbat karena pilek akan mendorong kita bernafas mengandalkan mulut. Jika hal ini berlangsung agak lama akan menyebabkan tenggorokan kering, sehingga menyebabkan terasa sakit saat menelan.

Infeksi Bakteri

Serangan bakteri di tenggorokan bisa menyebabkan terjadinya infeksi. Gejalanya biasanya ditandai dengan membengkaknya amandel. Akibatnya, tenggorokan sakit sehingga menurunkan nafsu makan.

Cara Mengatasi Tenggorokan Sakit Saat Menelan

Sakit tenggorokan tak selalu berbahaya. Namun mengenali penyebabnya akan memudahkan kita memberikan penanganan yang cepat dan efektif. Apalagi kondisi ini bisa mengganggu nafsu makan dan menurunkan imunitas tubuh.

Untuk mengatasi tenggorokan sakit sangat tergantung pada faktor penyebabnya. Berikut ini beberapa cara mengatasi dan meredakan sakit tenggorokan yang bisa dilakukan.

Istirahat yang Cukup

Banyak beristirahat merupakan langkah darurat yang perlu Anda lakukan. Selain untuk meningkatkan imunitas tubuh, istirahat juga bisa memulihkan kondisi agar menjadi lebih segar.

Banyak Minum Air Putih

Minum banyak air putih sangat berguna untuk meredakan tenggorokan sakit saat menelan. Selain mengatasi tenggorokan yang kering, minum air putih berguna untuk mempercepat penyembuhan.

Baca juga: Susah Menelan Makanan? Kenali Penyebab dan Gejala Disfagia!

Minum Jus Buah

Buah-buahan sangat kaya nutrisi yang berguna untuk imunitas tubuh dan mengatasi penyakit. Karena itu buat jus buah yang kaya vitamin untuk meredakan sakit tenggorokan.

Hindari Makanan Penyebab Iritasi

Jika sakit tenggorokan sebaiknya hindari mengonsumsi makanan penyebab iritasi, seperti makanan yang terlalu asam, makanan pedas, camilan gorengan atau kerupuk.

Pilih Makanan Lunak

Meskipun sakit pada tenggorokan akan menyebabkan nafsu makan menurun, sebaiknya paksakan untuk makan. Pilih makanan yang lunak maupun yang berkuah untuk memudahkan menelan. Asupan makanan juga berguna meredakan gangguan asam lambung.

Itulah sedikit informasi seputar gejala tenggorokan sakit saat menelan beserta penyebab dan langkah untuk mengatasi serta meredakannya. Untuk memastikan penyebabnya, sebaiknya segera datang ke dokter jika kondisi tak segera membaik. (R11/HR-Online)