Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita TerbaruGerak Lurus Beraturan, Pengertian dan Perbedaannya Dengan GLBB

Gerak Lurus Beraturan, Pengertian dan Perbedaannya Dengan GLBB

Gerak lurus beraturan memiliki pengertian bahwa benda bergerak dalam kecepatan yang tetap. Artinya gerakan benda tersebut memiliki kecepatan yang sama atau konstan.

Gerakan lurusnya yang beraturan sendiri bermula dari sebuah gerak. Sedangkan gerak memiliki arti yaitu perubahan posisi objek dari titik awal ke tujuan. Setiap adanya perubahan atau pergerakan, tentunya disebut sebagai gerak.

Kemudian gerakan tersebut dibagi menjadi dua jenis. Dimana jenis pertama adalah gerak lurusnya yang beraturan. Sedangkan yang kedua adalah gerak lurusnya yang berubah beraturan atau biasa disingkat GLBB.

Perbedaan Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan GLBB

GLBB sendiri memiliki pengertian yang berbeda dengan GLB. Jika GLB memiliki kecepatan konstan, maka GLBB tidak.

GLBB memiliki arti bahwa benda bergerak dengan kecepatan berbeda. Artinya setiap pergerakan memiliki kecepatan untuk melaju yang berubah-ubah.

Agar lebih jelas, berikut ini perbedaan gerak lurus beraturan dengan GLBB.

1. Kecepatan

Selain pengertian, perbedaan antara kedua jenis gerak tersebut dapat dilihat dari kecepatannya. Bisa dikatakan bahwa kecepatan merupakan perbedaan yang paling signifikan.

GLBB memiliki kecepatan naik turun. Laju objek tersebut berada di lintasan yang lurus. Bisa juga pada lintasan yang masih dianggap lurus. Kecepatan yang digunakan pun selalu berubah-ubah.

Baca Juga : Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Pengertian dan Perbedaannya

Berbeda dengan gerak lurus beraturan yang memiliki kecepatan tetap. Pada lintasan yang lurus, objek akan tetap bergerak dengan kecepatan yang sama. Kemudian GLBB tidak memiliki percepatan (a=0).

Sedangkan GLBB memiliki percepatan tetap. Bisa dikatakan bahwa benda atau objek tersebut melaju dengan percepatan a=konstan.

2. Grafik

Perbedaan antara gerak lurus beraturan dengan GLBB dapat dilihat dari grafiknya. Bentuk grafik GLBB yaitu garis lurus. Jika dilihat grafiknya, maka terlihat lebih sederhana.

Bertambahnya waktu dan jarak yang ditempuh, maka penambahan akan terjadi secara teratur. Sehingga bentuk grafiknya hanya berupa garis lurus saja. Berbeda dengan GLBB yang memiliki grafik berbentuk parabola.

Baca Juga : Sifat Gelombang Elektromagnetik dan Manfaatnya untuk Teknologi

Dimana bentuk ini terlihat lebih seperti parabola. Jika dilihat, maka bentuk grafiknya akan semakin terbuka ke atas. Hal ini dikarenakan adanya penambahan kecepatan.

Apabila waktu bertambah, maka jarak yang akan ditempuh juga semakin besar. Hal ini dinamakan percepatan pada benda. Jika GLBB diperlambat, maka bentuk grafiknya akan terbuka ke bawah. Konsep gerakan ini sama dengan GLBB yang mengalami percepatan.

3. Rumus

GLB memiliki rumus yang berbeda dengan GLBB. Mulai dari rumus mencari jarak hingga rumus kecepatan itu sendiri. Sebab, nilai kecepatan kedua jenis gerak tersebut berbeda.

Pada gerak lurus beraturan, cara untuk mencari jarak adalah kecepatan dikali waktu ditambah jarak awal. Sebab, terjadi perpindahan jarak dari titik awal ke titik akhir atau tujuan.

Berbeda dengan rumus mencari jarak pada GLBB. Dimana kecepatan awal ditambah dengan waktu yang telah dikali dengan percepatan. Rumusnya menggunakan nilai kecepatan, namun hasilnya sama dengan jarak.

Kemudian rumus untuk mencari kecepatan itu sendiri. Cara untuk mencari kecepatan pada gerakan lurus yang beraturan bisa dikatakan lebih sederhana. Jarak lintasan yang dilalui dibagi dengan waktu yang ditempuh. Hasilnya adalah nilai dari kecepatan itu sendiri.

Sedangkan untuk mencari kecepatan pada GLBB lebih rumit. Dimana percepatan benda harus dikali dengan jarak, kemudian dikali dengan dua. Tidak hanya sampai di situ saja, hasilnya masih ditambah dengan kecepatan awal yang dikuadratkan.

Perbedaan konsep kedua jenis gerak lurus tersebut membuat rumusnya juga berbeda. Kemudian berpengaruh pada bentuk grafik yang akan digambar. GLBB bisa dikatakan lebih rumit. Sebab, nilai kecepatannya selalu berubah-berubah, namun dengan percepatan tetap.

Sederhananya adalah GLBB yang dicontohkan pada mobil. Ketika mobil melaju di lintasan yang lurus, kemudian kecepatannya ditambah. Jarak dan waktunya pun bertambah.

Berbeda dengan gerak lurus beraturan yang juga berada pada lintasan lurus. Dicontohkan seperti kereta yang ada di rel kereta api. Kereta tersebut memiliki kecepatan yang sama dan tidak berubah. (R10/HR-Online)

- Advertisment -