Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita BanjarJelang Normal Baru, Terminal Kota Banjar Belum Membuka Layanan Transportasi Bus AKAP

Jelang Normal Baru, Terminal Kota Banjar Belum Membuka Layanan Transportasi Bus AKAP

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Terminal Kota Banjar, masih belum membuka layanan transportasi bus AKAP, meskipun masa PSBB telah berakhir.

Pelaksanaan masa pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Kota Banjar, Jawa Barat, telah berakhir dan saat ini tengah menunggu masa transisi menuju adaptasi kebiasaan baru atau AKB.

Untuk memenuhi layanan penumpang yang hendak melakukan perjalanan menggunakan jasa transportasi umum angkutan darat, terminal tipe A Kota Banjar bersiap membuka layanan transportasi bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Kepala terminal tipe A Kota Banjar, Suryanto, mengatakan, mulai tanggal 8 Juni 2020 ini terminal Banjar sudah membuka layanan transportasi umum namun hanya untuk kendaraan bus dengan tujuan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi).

Untuk layanan penumpang bus dengan tujuan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) belum dijinkan beroperasi, karena layanan transportasi bus AKAP harus menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan pusat.

“Kemarin sudah ada surat dari Kemenhub. Sementara ini baru kendaraan bus tujuan AKDP yang sudah bisa beroperasi. Untuk bus AKAP belum ada keputusan jadi masih menunggu keputusan selanjutnya,” kata Suryanto kepada HR Online, Minggu (7/6/2020).

Meski sudah diperbolehkan beroperasi, lanjut Suryanto, namun awak kendaraan nantinya harus menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan di antaranya kendaraan hanya boleh menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam terminal.

Selain itu, bagi Kota/Kabupaten tujuan dengan status zona merah. maka kendaraan atau bus tidak dapat diberangkatkan ke Kota atau daerah tujuan.

“Awak kendaraan juga harus memberlakukan physical distancing, menyediakan hand sanitizer dan semua penumpang wajib menggunakan masker,” ujarnya.

Terpisah, Kepala stasiun kereta api Kota Banjar, Pandu Elbar, mengatakan, sampai saat ini belum ada aktivitas naik turun penumpang untuk kereta api dengan kategori reguler.

“Belum ada informasi untuk perjalanan kereta api reguler. Kami juga masih menunggu peraturan yang baru,” singkatnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)