Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarKasus Covid-19 di Kota Banjar Terus Menurun

Kasus Covid-19 di Kota Banjar Terus Menurun

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kasus Covid-19 di Kota Banjar terus menurun. Hal itu terlihat dari update Data Covid-19 dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar.

Setiap harinya, kasus Covid-19 mengalami penurunan, baik jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), maupun kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sejak bulan Mei 2020 sampai saat ini, tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, per Jum’at (19/6/2020), kasus positif Covid-19 di Kota Banjar tidak mengalami perubahan, masih 7 kasus.

Dari 7 kasus positif Covid-19 di Kota Banjar tersebut, enam orang diantaranya dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Sementara 1 orang meninggal dunia, pemeriksaan PCR pasca kematiannya menunjukkan korban positif Covid-19.

Kasus Covid-19 di Kota Banjar Terus Menurun: ODP dan OTG di Kota Banjar Nihil

Selanjutnya per 19 Juni 2020, kasus OTG di Kota Banjar nihil, begitu juga dengan PDP yang dirawat di rumah sakit juga nihil.

Sementara PDP yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya hanya tinggal 11 orang. Meskipun begitu, sampai 19 Juni 2020, tercatat 19 orang PDP di Kota Banjar meninggal dunia.

Kasus Covid-19 di Kota Banjar terus menurun juga terlihat dari data ODP yang masih menjalani pemantauan tersisa 14 orang. Data ini berkurang 2 orang dari hari sebelumnya, Kamis, 18 Juni 2020.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar juga gencar melakukan rapid dan swab test untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Dari hasil rapid test yang sudah dilakukan tim Gugus Tugas di berbagai lokasi kerumunan warga, sebanyak 58 warga Banjar dinyatakan reaktif Covid-19.

Meskipun begitu, dari jumlah tersebut belum ada warga Kota Banjar yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes swab PCR.

Sebagaimana diketahui rapid test hanya sebagai pemeriksaan awal untuk mengetahui adanya infeksi virus. Rapid test memeriksa keberadaan antibodi untuk melawan virus dalam tubuh seseorang.

Jika reaktif, berarti orang tersebut sudah pernah terpapar virus. Namun untuk mengetahui apakah virus yang menginfeksi orang tersebut adalah virus Corona, maka perlu dilakukan swab test. Seseorang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 apabila hasil swab testnya positif. (SBH/R7/HR-Online)