Kebakaran Rumah di Kota Banjar Diduga Korsleting Listrik

Kebakaran Rumah di Kota Banjar
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Pataruman saat meninjau kebakaran rumah milik Candra yang habis dilalap si jago merah, Senin (8/6/2020). Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kebakaran rumah terjadi di Lingkungan Sukamanah, RT 01/16, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (8/6/2020), sekitar pukul 07:00 WIB.

Musibah kebakaran tersebut menimpa rumah bilik bambu berukuran 20 meter persegi, milik Candra (57). Pemilik saat terjadi kebakaran sedang berada di luar rumah.

Salah seorang tetangga korban, Mulia (32) menuturkan, saat itu ia tengah berada di dalam rumahnya hendak melihat suasana belakang rumah melalui jendela kamar.

Namun, tiba-tiba terlihat kepulan asap berwarna hitam keluar dari bagian atap, dan api sudah membakar bagian dinding rumah milik Candra.

“Setelah melihat api, saya langsung keluar rumah berteriak memberitahukan warga ada kebakaran,” tutur Mulia kepada HR Online, Senin (8/6/2020).

Setelah itu, dengan membawa ember, warga langsung beramai-ramai mengambil air yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran rumah tersebut. Tujuannya untuk memadamkan api, agar tidak merembet ke rumah warga yang lain.

“Kebetulan di samping rumah ada empang. Warga langsung berusaha memadamkan api, hingga akhirnya api padam satu jam kemudian,” katanya.

Damkar Kota Banjar Lakukan Pendinginan Kebakaran rumah

Sementara itu, setelah mendapat laporan dari warga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, melalui UPTD Pemadam Kebakaran, langsung mendatangi lokasi kebakaran untuk membantu warga memadamkan api.

Kepala UPTD Damkar Kota Banjar, Aam Amijaya, mengatakan, ketika sampai di lokasi kebakaran kebetulan api sudah mulai padam. Tim Damkar membantu melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tertinggal.

“Diduga kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Karena sebelum kejadian tidak aktivitas memasak. Kondisi rumah juga dalam keadaan kosong,” ucap Aam.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Aam, rumah milik Candra habis terbakar dan rusak berat. Sementara pemilik rumah mengungsi di rumah anaknya untuk sementara waktu.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran rumah ini.¬†Kerugian diperkirakan sekitar sepuluh jutaan,” ujarnya.

Lurah Kelurahan Pataruman, Ading, menambahkan, kebetulan tadi saat kejadian yang punya rumah sedang pergi untuk keperluan, jadi rumahnya kosong.

Saat ini juga pihak kelurahan sudah melakukan pendataan dan membuat laporan. Supaya nanti diberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban.

“Sudah kami lakukan pendataan. Nanti kami koordinasikan dengan pihak Pemkot agar ada bantuan,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online)¬†