Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita BanjarKisah Perawat di Kota Banjar Sembuh dari Corona, Dua Bulan Tak Bertemu...

Kisah Perawat di Kota Banjar Sembuh dari Corona, Dua Bulan Tak Bertemu Keluarga

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Setelah dirawat hampir 14 hari lebih akibat terpapar virus Corona, WFK, salah seorang perawat yang bertugas di RSUD Kota Banjar, Jawa Barat, akhirnya dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit.

Ia diperperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri, setelah sebelumnya dua kali dilakukan pemeriksaan swab test dengan hasil negatif Covid-19.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Wowo sempat menceritakan kisahnya terpapar Covid-19. Ia mengaku tidak tahu dari kluster mana bisa terpapar virus Corona. Karena sebelumnya, dia bertugas seperti biasa layaknya seorang perawat.

Selain itu, kondisi badan dan kesehatannya pun tidak ada masalah. Tidak ada gejala yang menunjukan terindikasi virus Corona.

Namun, setelah mengikuti pemeriksaan kesehatan, dia terdeteksi terpapar virus Corona dengan kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Saya menjadi pasien positif Covid-19 sebagai OTG. Setelah itu, mau tidak mau saya harus mengikuti prosedur kesehatan yang ada, agar bisa sembuh,” katanya kepada awak media, Sabtu (20/6/2020).

WFK menuturkan, sebagai seorang perawat, sebelum terpapar virus Corona dia pun selalu mengikuti prosedur kesehatan. Seperti, mengikuti karantina bersama teman-teman seprofesinya setelah bertugas.

Selama di tempat karantina, ia pun mengaku belum pulang ke rumah. Dan sudah hampir dua bulan lebih, belum sempat bertemu dengan anak dan istrinya.

“Sudah dua bulan lebih saya belum sempat bertemu anak dan isteri. Karena setelah merawat pasien Covid, saya selalu pulang ke tempat karantina,” tutur pria yang sudah 13 tahun mengabdi di RSUD Banjar.

Kini, setelah 14 hari lebih menempati ruang isolasi dan dinyatakan sembuh, dia pun merasa senang dan berterima kasih kepada para medis, yang telah memberikan motivasi serta perawatan, sehingga bisa terbebas dari virus Corona.

“Saya bersyukur sekarang sudah sembuh dan bisa kembali melihat matahari, setelah 14 hari hanya menatap ruang isolasi,” ujarnya.

Perawat RSUD Kota Banjar yang Positif Corona Masuk Kategori OTG

Sementara itu, Manajemen On Duty (MOD) RSUD Kota Banjar, Sri Mulyani Sukmayati, mengungkapkan, yang bersangkutan masuk ruang perawatan RSUD sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dia masuk kategori OTG dan sekarang sudah dinyatakan sembuh.

Meski sudah sembuh, nantinya harus tetap mengikuti protokol kesehatan, menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan. Hal itu, katanya, untuk memulihkan imunitas atau kekebalan tubuh.

“Sudah dua kali swab dan hasilnya negatif Covid-19. Sekarang sudah diperbolehkan pulang,” ucapnya.

Ia mengingatkan kepada warga masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada. Sebab, semua orang rentan serta beresiko tertular dan menularkan virus Corona.

“Kita harus tetap waspada. Ikuti imbauan pemerintah, karena semua orang punya resiko tertular virus Corona,” imbaunya. (Muhlisin/R5/HR-Online)