Kuat Arus Listrik Temuan Terpopuler Andre Marie Ampere

Kuat Arus Listrik
Ilustrsai Kuat Arus Listrik. Foto: Istimewa

Kuat arus listrik diukur pada satuan ampere. Penting tidaknya hal ini dilakukan dapat dilihat pada saat seseorang melakukan pengisian daya smartphone miliknya dengan menggunakan charger yang berbeda amperenya.

Sebagai contoh charger smartphone yang memiliki kapasitas 1,2 Ampere tentunya lebih lambat dalam melakukan pengisian dibandingkan dengan 2,0 Ampere.

Perlu anda ketahui penemu kuat arus daya listrik ditemukan oleh fisikawan serta ilmuwan asal Perancis bernama Andre Marie Ampere.

Jasa Andre Marie Ampere Penemu Kuat Arus Listrik

Pada dasarnya, kekuatan sebuah arus listrik adalah gerakan muatan yang terjadi secara langsung. Sementara itu, pembawa muatan bisa mengalir pada bahan yang memiliki pembawa muatan dalam jumlah yang cukup serta bebas bergerak.

Maka semakin banyak elektron-elektron yang mengalir pada suatu penghantar dalam setiap detiknya. Maka semakin besar kekuatan arus listrik yang biasa disebut dengan kuat arus.

Kekuatan arus listrik yang mengalir dalam kehidupan elektronik pada masa saat ini, merupakan jasa besar dari Andre Marie Ampere atas temuan yang dihasilkannya.

Biografi Andre Marie Ampere Sang Penemu Kuat Arus Listrik

Andre Marie Ampere dilahirkan pada tanggal 20 Januari 1775. Ampere ketika berusia remaja yakni kurang lebih usia 12 tahun telah menguasai seluruh ilmu matematika secara cepat sehingga dirinya memperoleh julukan sebagai anak ajaib pada waktu itu.

Namun pada masa itu pendidikan berbenturan dengan adanya peristiwa paling besar dalam sejarah yakni peristiwa yang bernama Revolusi Perancis.

Pada tahun 1801 ketika Ampere berusia 26 tahun, dia telah diangkat menjadi profesor ilmu fisika serta ilmu biologi di Bourg.

Selanjutnya pada 8 tahun kemudian, Ampere diangkat menjadi seorang profesor Matematika di Ecole, Polytechnique, Paris.

Kehidupan Masa Kecil Ampere

Andre Marie Ampere lahir di Perancis pada 20 Januari 1775 sebelum Revolusi Perancis dimulai. Perlu anda ketahui, Ampere tidak mempunyai sekolah formal.

Selanjutnya ayahnya mengizinkan Ampere untuk bebas melakukan hal-hal yang menarik serta memfokuskan studinya dalam bidang tersebut. Akhirnya Ampere memutuskan untuk menekuni bidang fisika serta matematika. Tak ada yang menyangka dirinya akan menjadi penemu kuat arus listrik.

Pada saat Revolusi Perancis datang, dua orang yang sangat penting di kehidupan Ampere meninggal dunia sebelum dia beranjak dewasa.

Dua orang tersebut diantaranya kakak perempuan Ampere yang meninggal sebelum Ampere berusia 17 tahun. Kemudian ayahnya meninggal dunia pada saat Ampere berusia 18 tahun.

Kehilangan dua anggota keluarga yang sangat dicintai sangat mengganggu kehidupannya terutama dalam hal studinya.

Dan akhirnya Ampere mulai belajar kembali dan menemukan adanya hal baru mengenai sains yang sampai saat ini masih dapat dimanfaatkan banyak orang yakni dalam bentuk temuan yang bernama kuat arus listrik.

Penelitian Mengenai Arus Listrik

Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh Orted mengenai kawat pengantar tegangan yang sangat memiliki pengaruh besar terhadap jarum magnet.

Maka penelitian yang sama juga dilakukan Ampere. Dalam hal ini Ampere menemukan adanya kumparan yang bersifat seperti magnet batang.

Besi lunak yang terdapat pada besi kumparan atau lilitan kawat berubah menjadi magnet yang kuat.

Selain itu juga dua buah besi yang salin berdekatan serta mengeluarkan arus listrik maka akan menyebabkan timbulnya gaya.

Berdasarkan adanya penelitian inilah Ampere akhirnya menemukan suatu hukum yang dinamakan dengan hukum elektrodinamika.

Hal penting lain yang perlu anda ketahui bahwa selain menemukan kuat arus listrik, Ampere juga memberikan pemahaman fisik mengenai hubungan elektromagnetik yang memiliki teori mengenai molekul elektrodinamik.

Molekul ini memiliki fungsi sebagai elemen komponen listrik dengan magnet.

Dari penjelasan fisik yang disampaikan dan berhubungan dengan elektromagnetik inilah. Akhirnya Ampere berhadil mengembangkan akun fisik yang tercipta dari fenomena elektromagnetik. Ini dapat ia buktikan secara empiris serta edisi matematis.

Selanjutnya pada tahun 1827 Ampere menerbitkan magnum opusnya dengan judul “Memori pada Teori matematika dari Fenomena Elektrodinamik”. Magnum Opus ini disusun dari pengalamannya.

Karya tersebut menghadirkan nama ilmu baru yakni elektrodinamika yang selanjutnya dikenal sebagai risalah pendiriannya.

Andre Ampere di tahun 1827 telah terpilih menjadi Anggota Asing Royal Society. Dirinya juga masuk dalam anggota asing Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia pada 1828.

Hal penting yang berdasarkan temuan Andre Marine Ampere dalam hal kuat arus listrik adalah adanya hukum Ampere yang di dalamnya menyatakan bahwa aksi timbal balik yang berasal dari dua panjang kawat pembawa arus yang sebanding dengan panjang intensitas arus mereka. (R10/HR-Online)

Loading...