Pembagian Kelulusan Siswa SD di Kota Banjar Dilakukan Door To Door

Pembagian Kelulusan Siswa SD di Kota Banjar Dilakukan Dor To Dor
Deni Kurnia, guru honorer di UPTD SDN Pananjung, saat menyerahkan surat keterangan kelulusan peserta didiknya. Foto: Hendra Irawan/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Di masa pandemi Covid-19 ini, pembagian kelulusan siswa kelas VI tingkat SD (Sekolah Dasar) di Kota Banjar, dilakukan pihak sekolah secara door to door ke setiap rumah para peserta didik. Pengumuman kelulusan itu berlangsung serentak pada hari Senin (15/06/2020).

Hal itu sesuai dengan protokol kesehatan berdasarkan imbauan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar. Seperti yang dilakukan oleh UPTD SDN Pananjung, SDN 5 Hegarsari, dan di SDN 10 Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Pantauan Koran HR di lapangan, guru-guru maupun guru wali kelas VI di setiap SD yang ada di Kota Banjar, mengaku bahagia melihat anak didiknya yang rata-rata semua lulus dan sehat.

Deni Kurnia, seorang guru honorer di UPTD SDN Pananjung, Kecamatan Pataruman, mengatakan, tingkat kelulusan semua peserta didiknya bisa dibilang 100 persen.

“Allhamdulillah, untuk tahun ini peserta didik kelas VI sebanyak 60 orang lulus semua, dan mereka semuanya sehat. Saya merasa bahagia karena berita kelulusan mereka diantar oleh saya secara langsung ke masing-masing rumahnya,” tutur Deni, kepada Koran HR melalui telepon selulernya, Selasa (15/06/2020).

Senada diungkapkan Edi Rachmadi, seorang guru di SDN 5 Hegarsari. Ia juga mengatakan bahwa kelulusan siswa tahun ini jauh berbeda dengan keadaan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini karena mungkin faktor pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Jadi pembagian kelulusan kami antar langsung ke rumah masing-masing, sesuai dengan protokol kesehatan. Sebanyak 25 orang peserta didik kelas VI di sekolah kami lulus semua,” kata Edi.

Sedangkan, Acep Kurniawan, seorang guru honorer di SDN 10 Hegarsari, mengatakan, pihaknya memiliki murid kelas VI sebanyak 20 orang, dan semuanya lulus.

“Meskipun bukan saya petugasnya, namun surat lampiran kelulusan tersebut dibagikan langsung ke setiap rumah peserta didik oleh guru yang sudah ditugaskan,” kata Acep.

Ungkapan Orang Tua Siswa Saat Kelulusan di Masa Pandemi

Kelulusan siswa tingkat SD di Kota Banjar sudah dilaksanakan. Para orang tua siswa pun merasa lega dan bersyukur. Pasalnya, waktu yang ditunggu selama 6 tahun lamanya akhirnya tiba juga. Meskipun acara kelulusan sekolah kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan, acara kenaikan kelas dan perpisahan siswa kelas VI yang biasa digelar dengan upacara adat dan pentas seni siswa pun bakal ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan Desi Sukmawati (31), seorang wali murid Alya Alifia, siswa kelas VI SDN 1 Pataruman, Kota Banjar, kepada HR, Senin (15/06/2020).

“Alhamdulillah, saya sangat puas dengan pengumuman kelulusan anak saya. Hasilnya lulus dari sekolah ini. Tapi sedikit kecewa, masalahnya kelulusan ini berada di tengah wabah virus Corona. Sehingga acara inti kenaikan kelas dan perpisahan yang biasa tiap tahun digelar, tahun ini tidak boleh dilaksanakan karena masih dalam masa pandemi,” tuturnya.

Meski demikian, Desi mengaku dengan hasil kelulusan ini dirinya berharap keinginan anaknya untuk melanjutkan sekolah ke salah satu SMP Negeri favorit di Kota Banjar bisa terlaksana.

Pendapat serupa dikatakan Yuliani Sinta Dewi (32), wali murid Ayu Wahyuningtiyas yang lulus dari SDN yang sama. Dirinya pun mengaku bahagia mengetahui anaknya lulus dan menginginkan agar anaknya bisa sekolah lebih tinggi lagi.

Masih Was-was

Namun, di balik kebahagiannya itu, Yuli juga merasa was-was dengan kondisi saat ini yang masih dalam masa pandemi Covid-19. Dan belum tahu sampai kapan berakhirnya. Ia ketakutan akan kesehatan anaknya jika nanti diterima di sekolah yang baru.

“Biasanya sekolah anak saya dekat dari rumah, sekarang harus sedikit jauh. Makanya saya dari sekarang selalu memberikan arahan kepada anak akan pentingnya memakai masker, jaga jarak dengan teman-temannya, dan sering cuci tangan,” ujar Yuli.

Perasaan senang dan bahagia juga dirasakan Tri Sulistyowati (40), orang tua Nasyila Nazwa Putri Chairunnisa yang lulus dari SDN 2 Banjar. Dirinya juga merasa bangga dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu anaknya dari tingkat awal sampai lulus seperti sekarang ini.

Para orang tua siswa tersebut juga berharap virus Corona yang masih mewabah bisa cepat berlalu. Sehingga kesakralan acara kenaikan kelas dan perpisahan yang biasanya menjadi momentum penarik di masa PPDB di sekolah bisa kembali terlaksana di tahun-tahun mendatang. (HND/Koran HR)