Pembangunan Infrastruktur di Jabar Berjalan Meski Pandemi Covid-19

Pembangunan Infrastruktur di Jabar
Pembangunan Fly Over di Jabar. foto : Ist

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Sejumlah pembangunan infrastruktur di Jabar masih tetap berjalan meski pandemi Covid-19. Sedikitnya ada empat proyek pembangunan yang masih berjalan dan diperkirakan selesai di tahun 2020.

Diketahui, dalam upaya penanganan pencegahan Covid-19 di Jabar, ada juga beberapa pembangunan yang terhambat. Pasalnya adanya refokusing atau pengalokasian anggaran beberapa pembangunan, dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Bina Marga, dan Tata Ruang (DBMTR) Jawa Barat A Koswara MP menegaskan, ada empat proyek yang pembangunannya diselesaikan sampai akhir 2020 nanti. Proyek pembangunan itu antara lain fly over Jalan Jakarta, fly over Jalan Laswi. Kemudian jembatan Leuwi Gajah, dan Jalan Baros yang diperluas.

“Jalan fly over Jalan Jakarta dan Jalan Laswi tetap dilaksanakan karena pembangunan lanjutan. Difokuskan untuk selesai di tahun 2020 ini. Jembatan Leuwi Gajah juga direncanakan selesai tahun ini, bertahap. Juga perluasan Jalan Baros,” ujar Koswara di Bandung, Selasa (23/6/2020).

Koswara menjelasakan, Anggaran Dinas Bina Marja Jabar untuk tahun 2020 awalnya sekitar Rp 1,552 triliun. Namun setelah dialokasikan penanganan Covid-19 menjadi Rp 371 miliar. Atau 23 persen dari yang dianggarkan sebelumnya. Akibat pergeseran anggaran tersebut, sejumlah pembangunan infrastruktur di Jabar terhambat.

Khususnya untuk pembangunan jalan di Jawa Barat. Dari 90 paket lelang di tahun 2020, sebanyak 84 paket batal terealisasi.

“pergeseran anggaran itu tentunya sedikit banyaknya berpengaruh terhadap terget kerja, paling utama kaitannya untuk pembangunan jalan,” jelas dia.

Menurut Koswara, target pembangunan jalan dan drainase di Jabar sepanjang 2,55 kilometer. Namun kini tidak ada sama sekali atau 0. Sedangkan untuk peningkatan jalan, ditargetkan 68,59 kilometer menjadi hanya 3,1 kilometer.  Sedangkan target pemeliharaan jalan dan jembatan tidak terpengaruh, targetnya 230 kilometer.

“Untuk rehabilitasi jalan dari 123,65 meter kini tinggal 48 meter. Penggantian jembatan menjadi tidak ada, untuk pembangunan jembatan 2 penuh dan 1 bertahap,” kata dia.

Koswara memastikan, pembangunan infrastruktur di Jabar dan paket lelang yang tertunda akan dilanjutkan di 2021.  (R9/HR-Online)