Pengertian Simbiosis Mutualisme Jenis, dan Contoh

Pengertian Simbiosis Mutualisme Jenis, dan Contoh
Pengertian simbiosis mutualisme jenis, dan contoh. Foto:Ist/Net

Pengertian simbiosis mutualisme merupakan simbiosis yang menguntungkan antara kedua individu. Berbagai macam hubungan dan juga interaksi saling dilakukan antara makhluk hidup.

Hubungan timbal balik tersebut memiliki sifat yang sangat beranekaragam. Dapat menguntungkan, netral, atau bahkan merugikan satu pihak. Sebenarnya simbiosis bukan berasal dari ilmu biologi, melainkan sebuah ilmu yang bersumber dari sosial.

Simbiosis digunakan untuk membahas mengenai interaksi antara satu manusia dengan manusia yang lain tanpa campur tangan organisme yang lainnya. Kata simbiosis sendiri diambil dari bahasa Yunani yang memiliki arti hidup bersama.

Pengertian Simbiosis Mutualisme

Arti dari kata mutual sendiri merupakan saling, sehingga simbiosis mutualisme dapat diartikan sebagai sebuah interaksi antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan antara satu dengan yang lainnya.

Ketika terjadi sebuah interaksi antara kedua makhluk hidup yang berbeda, maka keduanya akan saling memperoleh manfaat. Umumnya, makhluk hidup tersebut akan mendapatkan kerugian apabila simbiosis tidak terjadi.

Maka dari itu, adanya sebuah makhluk hidup lain juga memiliki peranan yang sangat penting. Berbeda dengan yang lainnya, dalam simbiosis mutualisme, kedua belah pihak akan saling diuntungkan.

Simbiosis mutualisme juga memiliki sifat yang saling membutuhkan dengan yang lainnya untuk tetap dapat bertahan hidup.

Peran Penting Simbiosis Mutualisme

Pengertian simbiosis mutualisme adalah sebuah interaksi yang menguntungkan. Mutualisme memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem ekologi.

Sebagai contoh, lebih dari 48 persen tanaman yang terdapat di muka bumi ini akan melakukan simbiosis dengan jamur. Jamur merupakan salah satu penyedia komponen organik yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Contoh lain dari simbiosis ini adalah hubungan timbal balik antara tanaman jenis tropis dengan hewan yang akan membantu proses penyerbukan.

Akan tetapi, sayangnya jenis simbiosis ini kurang mendapatkan perhatian jika dibandingkan dengan jenis simbiosis lain seperti parasitisme dan simbiosis predasi lain.

Musnahnya Simbiosis Mutualisme dapat Terjadi

Meskipun pengertian simbiosis mutualisme adalah saling menguntungkan, akan tetapi simbiosis mutualisme dapat musnah akibat beberapa hal. Musnahnya simbiosis mutualisme ini dapat terjadi apabila salah satu organisme yang terlibat berubah menjadi parasit.

Dalam artian, tidak lagi menguntungkan dan justru akan merugikan pasangannya. Salah satu jenis organisme yang terlibat meninggalkan simbiosis mutualisme kemudian akan hidup secara mandiri.

Punahnya salah satu organisme juga merupakan salah satu faktor utama punahnya simbiosis ini. Kemudian salah satu organisme akan berganti spesies atau berganti dengan partner yang lain.

Jenis-Jenis Simbiosis Mutualisme

Interaksi simbiosis mutualisme ini terbagi ke dalam dua macam. Terdapat interaksi service-resource dan juga interaksi service-service. Pengertian simbiosis mutualisme dari dua jenis ini adalah sebuah pertolongan dan juga service.

Artinya, resource merupakan bahan dan service merupakan sebuah pertolongan. Semua organisme tersebut akan mengambil peran menjadi pihak yang memberikan resource atau service.

Interaksi service-resource dapat terjadi ketika salah satu dari spesies menyediakan bahan makanan ataupun jenis bahan lain dan spesies lain akan memberikan sebuah bantuan. Sedangkan untuk interaksi service-service cukup sulit ditemukan.

Simbiosis Mutualisme Bunga dan Kupu-Kupu

Interaksi antara bunga dan juga kupu-kupu merupakan contoh dari simbiosis mutualisme yang dapat dengan mudah ditemukan.

Pengertian simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan antara kupu-kupu dan juga bunga dapat dilihat ketika kupu-kupu menghisap madu dan nektar yang telah disediakan oleh bunga. Dengan demikian, kupu-kupu akan membantu proses penyerbukan bunga.

Dalam hal ini, masing-masing spesies akan mendapatkan keuntungan. Pihak kupu-kupu akan mendapatkan makanan berupa madu dan nektar. Sedangkan bunga akan lebih terbantu untuk perkembangbiakannya.

Simbiosis Mutualisme Semut Rangrang dan Tumbuhan

Selain kupu-kupu dan juga bunga, ada juga semut rangrang dan tumbuhan. Semut rangrang yang dalam bahasa latin Oecophylla smaragdina ini merupakan salah satu serangga yang sering dijumpai pada tanaman mangga hingga nangka.

Banyak orang yang beranggapan bahwa semut rangrang akan mengambil buah dari pohon. Padahal, sebenarnya semut rangrang memberikan keuntungan yaitu melindungi pohon dari hama perusak tanaman.

Pengertian simbiosis mutualisme antara semut rangrang dan juga tanaman adalah pohon mampu terlindung dari serangan hama. Jika ada hama menyerang, maka akan dilindungi oleh semut. Setelah itu, semut akan menyerang kembali hama tersebut sekaligus memiliki tempat berlindung.(R10/HR Online)