Peringati HKP, Sakola Motekar Ciamis Luncurkan Gerakan Bertani Itu Keren

Peringati HKP, Sakola Motekar Ciamis Luncurkan Gerakan Bertani Itu Keren
Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) 2020 dilakukan komunitas Sakola Motekar Ciamis, Selasa (30/6/2020). Foto:Fahmi/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Komunitas Sakola Motekar bersama Karang Taruna Mekar Suci Unit 3 Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memperingati Hari Krida Pertanian (HKP) 2020.

Dalam acara itu, Sakola Motekar mencetuskan gerakan “Bertani itu Keren”.

“Memang kegiatan ini Nujuh Likuran, setiap bulan. Kami ajak para pemuda supaya tertarik ke dunia pertanian melalui gerakan Bertani itu keren. Menjadi petani itu keren,” ujar Pegiat Sakola Motekar Ciamis Deni WJ, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, bertani merupakan salah satu solusi untuk bertahan di tengah Pandemi saat ini. Produk dari sektor pertanian menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Sekaligus bisa mewujudkan swasembada pangan minimal skala untuk konsumsi sendiri.

“Kami sangat berharap ada remaja dan pemuda yang siap berproses menjadi petani sejak saat ini,” tegas dia.

Dalam kegiatan peringatan HKP kemarin malam, dilaksanakan pemberian penghargaan kepada 4 kategori petani.

Yakni Tokoh petani, Petani abadi yang dari kecil sampai sekarang setia menjadi petani. Petani muda yang menjadi contoh  bagi generasi milenial untuk ikut menjadi petani, dan wanita tani.

“Keempatnya ‘diagung-agungkan’ pada acara ini, duduk di kursi ‘kehormatan’ di saat yg lainnya, termasuk yang diamanahi Jabatan duduk lesehan,” ucapnya.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai penghormatan ke petani, karena telah berjasa menyediakan pangan.

“Ini sebagai bentuk ekspresi kami yang tak akan pernah bisa melunasi ‘Hutang Rasa’ kepada para petani. Semoga ke depan banyak anak muda kami yang menjadi petani sukses,” tegasnya.

Deni menjelaskan kegiatan tersebut tidak bermaksud untuk menggelar kerumunan. Panitia yakni komunitas Sakola Motekar Ciamis tidak mengundang, namun masyarakat banyak yang datang. Panitia juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Fahmi2/R8/HR Online)

Loading...