Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisPerjuangan Kakek di Cisaga Ciamis, Pungut Sampah Demi Sesuap Nasi

Perjuangan Kakek di Cisaga Ciamis, Pungut Sampah Demi Sesuap Nasi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Darto Suwiryo sudah tidak muda lagi. Kakek di Cisaga Ciamis ini mengaku lahir tahun 1935. Ini berarti tahun ini, Darto beumur 85 tahun. Namun di usia senjanya itu, Darto harus bertahan hidup.

Warga Dusun Batununggul, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis ini dikenal sebagai pemungut sampah. Berbagai macam sampah plastik, kardus, kaleng dan sampah unorganik lainnya dikumpulkan Darto untuk dijual.

Hasil penjualan sampah yang dipungutnya itu dia belikan nasi dengan lauk pauknya. Sudah tiga tahun Darto jadi seorang pemulung sampah.

Kepada HR Online, Darto mengaku kerap berjalan sampai Langkaplancar, bahkan pernah lebih jauh lagi. Darto hanya mengikuti langkah kakinya.

Darto juga bisa tidur di berbagai tempat. Terkadang dia tidur di sebuah gubuk. Asal tempatnya bisa untuk merebahkan diri, Darto akan tidur di tempat tersebut.

“Dapat bantuan dari pemerintah, tapi hanya beras saja, tidak ada uangnya sama sekali. Namun itu juga cukup membantu,” ujar Darto, Kamis, (11/6/2020).

Dirinya kerap diminta orang untuk mencangkul kebun, atau membersihkan rumah. Terkadang ada juga yang menyuruhnya menanam padi di sawah. Pekerjaan apa saja dilakoni Darto untuk mendapat penghasilan.

“Kalau sekarang sudah tidak ada lagi yang menyuruh, mungkin karena sudah tua. Jadi terpaksa jadi pemungut sampah,” katanya.

Darto sudah tidak mempunyai istri, meskipun punya anak, namun Darto tidak mau menjadi beban anaknya.

“Anak ada yang menjadi tukang bengkel dan menjadi pekerja di peternak ayam,” katanya.

Darto memang sudah tidak muda lagi, tenaganya sudah tidak seperti dulu, namun hal itu tidak membuatnya jadi putus asa. Kakek di Cisaga Ciamis ini tetap bekerja semampunya, demi sesuap nasi. (Aji/R7/HR-Online)