Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Hijau Beserta Fenomena Uniknya

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Hijau Beserta Fenomena Uniknya
Proses fotosintesis pada tumbuhan hijau beserta fenomena uniknya. Foto:Ist/Net

Proses fotosintesis pada tumbuhan hijau adalah sebuah kegiatan yang sangat penting. Seperti yang kita tahu, tumbuhan hijau merupakan jenis makhluk hidup yang berbeda dengan berbagai jenis organisme lain.

Melalui proses fotosintesis, tumbuhan hijau bisa menghasilkan makanan sendiri. Akan tetapi, fotosintesis tidak bisa terjadi jika semua syarat yang diperlukan belum terpenuhi.

Beberapa faktor yang menyebabkan reaksi fotosintesis seperti adanya cahaya matahari dan klorofil. Sebagai salah satu makhluk hidup yang ada di muka bumi ini, tumbuhan memang memenuhi syarat serta ciri makhluk hidup lain.

Seperti bergerak, bernafas, dan berkembang biak. Tetapi satu hal yang membedakan tumbuhan dengan makhluk lainnya adalah kemampuan tumbuhan untuk bisa membuat makanannya sendiri.

Pengertian dan Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Tumbuhan termasuk ke dalam jenis organisme autotrof yang dapat membuat makanan sendiri melalui proses yang disebut dengan fotosintesis.

Pengertian fotosintesis sendiri merupakan reaksi kimia yang terjadi dengan cara memanfaatkan sinar matahari. Tujuannya agar bisa menghasilkan makanan yang diperlukan oleh tumbuhan tersebut.

Fotosintesis diartikan sebagai proses biokimia. Terbentuknya zat makanan seperti karbohidrat yang dilakukan tumbuhan. Khususnya tumbuhan yang memiliki kandungan zat hijau daun atau klorofil.

Proses fotosintesis pada tumbuhan hanya bisa dilakukan bagi tumbuhan yang punya klorofil saja. Disamping itu, waktu fotosintesis hanya bisa dilakukan saat siang hari ketika ada cahaya matahari.

Tumbuhan juga memerlukan air serta karbondioksida agar bisa melakukan reaksi kimia yang bernama fotosintesis tersebut. Tumbuhan dapat memperoleh karbondioksida atau CO2 di udara yang masuk ke dalam daun melalui stomata atau mulut daun.

Sedangkan air atau H2O dapat diperoleh melalui akar tumbuhan yang selanjutnya disalurkan ke daun lewat batang tumbuhan tersebut.

Ketika sinar matahari jatuh ke permukaan daun, maka klorofil akan menangkap energi cahaya matahari tersebut.

Cahaya akan lewat di lapisan epidermis transparan atau tanpa warna, lalu diteruskan menuju mesofil. Pada bagian mesofil inilah sebagian besar proses fotosintesis pada tumbuhan terjadi.

Energi yang dihasilkan tersebut selanjutnya digunakan untuk mengubah air menjadi glukosa atau gula dan juga oksigen. Kemudian dari proses fotosintesis bisa menghasilkan makanan untuk tumbuhan.

Sementara itu oksigen yang telah dihasilkan oleh tumbuhan dikeluarkan melalui stomata atau mulut daun. Oksigen tersebut akan ada di udara bebas lalu dihirup oleh makhluk hidup lain, seperti hewan dan manusia.

Fenomena Unik Fotosintesis

Fotosintesis penting sekali untuk menjaga kehidupan di planet bumi ini dan bermanfaat sebagai sumber utama energi makhluk hidup. Karbohidrat yang asalnya dari fotosintesis diperlukan oleh tumbuhan di dalam perkembangan tanaman dan juga hewan.

Proses fotosintesis pada tumbuhan bertanggung jawab untuk menjaga kadar oksigen yang ada di bumi. Oksigen penting sekali untuk keberlangsungan hidup manusia yang menjadi produk sampingan dari proses fotosintesis.

Tanaman hijau akan membantu menyeimbangkan suhu global. Dimana dengan cara menyerap karbondioksida yang berlebih di bumi untuk melakukan fotosintesis.

Salah satu fenomena unik yang berkaitan dengan fotosintesis pada tumbuhan adalah cara tanaman untuk hidup di daerah ekstrim dan tidak berfotosintesis. Di dunia ini memang terdapat berbagai macam jenis tanaman.

Beberapa diantaranya sudah disesuaikan dengan kondisi gurun. Sedangkan yang lain akan beradaptasi dengan iklim dingin.

Ada pula tanaman yang hanya dapat bertahan hidup dalam daerah yang dingin, lembab, atau punya sinar matahari cukup. Proses fotosintesis pada tumbuhan yang hidup di berbagai daerah ekstrim tentu juga sudah disesuaikan dengan iklim dan ekosistem yang ditinggalinya.

Perbedaan kondisi iklim serta ekosistem ini sudah mengakibatkan berbagai jenis fotosintesis yang unik. Ketiga jenis fotosintesis tersebut adalah C3, C4, dan CAM fotosintesis.

Tumbuhan akan melakukan fotosintesis agar bisa menghasilkan makanan dan energi yang dibutuhkan untuk respirasi seluler dan pertumbuhannya. Tetapi pada kenyataannya, tidak semua jenis tumbuhan berfotosintesis.

Beberapa diantaranya adalah tumbuhan parasit yang hanya menempel di tanaman lain. Mereka akan mengambil makanan dari inang atau tanaman yang ditempelinya.

Sehingga untuk jenis tanaman parasit seperti benalu ini bisa dibilang tidak terjadi proses fotosintesis pada tumbuhan. Sebab meskipun memiliki klorofil tetapi berlalu tidak bisa mendapatkan air dan unsur hara untuk bahan fotosintesis langsung dari tanah.(R10/HR Online)