Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita TerbaruRatusan Jemaah Haji Tahun 2020 Kota Banjar Gagal ke Tanah Suci

Ratusan Jemaah Haji Tahun 2020 Kota Banjar Gagal ke Tanah Suci

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 174 jemaah calon haji 1441 H asal Kota Banjar, Jawa Barat, dipastikan gagal berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci pada musim haji tahun 2020 ini.

Kepastian dibatalkannya ibadah haji tersebut berdasarkan adanya surat keputusan dari Kemenag RI no. 494 tahun 2020 tentang pembatalan pemberangkatan jemaah haji 1441 H.

“Tahun ini 174 jemaah calon haji Kota Banjar gagal berangkat. Pembatalan itu sesuai Keputusan Kemenag pusat dan itu bersifat nasional tidak hanya Banjar,” kata Kasie Haji dan Umroh Kemenag Kota Banjar H. Endang Syarif Hidayat kepada HR Online, Rabu (3/6/20).

Pembatalan itu, kata H. Endang, dikarenakan sampai dengan tanggal 1 Juni tahun 2020 ini Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji 1441 H.

Karena waktu ibadah haji sudah dekat, sehingga pemerintah tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan dan pelaksanaan pembinaan, penyelenggaraan dan perlindungan bagi jemaah haji secara aman, nyaman, dan tertib sesuai ketentuan syari’at.

“Apabila dilaksanakan dikhawatirkan kesehatan, keselamatan dan keamanan jiwa jemaah haji bisa terancam oleh wabah pandemi virus Covid-19,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut H. Endang, untuk jemaah calon haji 1441 H yang gagal berangkat pada tahun ini akan diprioritaskan dan tetap diberangkatkan pada musim haji tahun 2021 mendatang.

Apabila ada jemaah calon haji yang menghendaki untuk mengambil kembali biaya pelunasan ibadah haji hal itu dipersilahkan namun hanya biaya pelunasannya saja.

“Yang bisa diambil hanya biaya pelunasan saja kalau semua biaya yang sudah disetorkan ikut diambil berarti pendaftaran hajinya juga menjadi batal,” ujarnya.

Atas adanya pembatalan tersebut, pihaknya mengajak kepada warga masyarakat khususnya¬†jemaah haji tahun 2020 Kota Banjar untuk bersabar dan ikhlas serta berdo’a agar wabah pandemi virus Corona ini segera berakhir.

“Tentu semuanya harus sabar dan ikhlas karena kita semua tidak tahu. Husnudzon saja bahwa rencana Allah itu lebih baik,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)¬†