Izin Operasional SDN 3 Karangmulya Pangandaran Sudah Keluar

SDN 3 Karangmulya Pangandaran
Penyerahan izin operasional SDN 3 Karangmulya Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran (Harapanrakyat.com),- Izin operasional SDN 3 Karangmulya Pangandaran sejak 2012 berproses akhirnya sudah keluar. Itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Pangandaran Surman saat penyerahan SK izin operasional SD yang berada di Desa Karangmulya, Padaherang, Rabu (17/6/2020).

Surman mengatakan SD tersebut merupakan kelas jauh SDN 2 Karangmulya. Bangunan sekolah yang digunakan eks bagunan SDN V Cibogo.

“Berdasarkan pertimbangan dan kondisi sekolah tersebut, diusulkan untuk menjadi SDN 3 Karangmulya Pangandaran. Semua persyaratan dan prosedur sudah dilalui sejak tahun 2012 lalu,”jelas Surman.

Surman menambahkan, proses pengajuan serta verifikasi sebenarnya sudah dilakukan dari tahun 2012. Pengajuan prasyarat diusulkan oleh Pemdes, bersama Kepala SDN 2 Karangmulya. Dan bisa keluar hari ini berkat kebijakan dari Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata.

“Alhamdulillah sekarang kita serahkan SK izin operasional SDN 3 Karangmulya di Dusun Pangolahan RT 07/ 04 Desa Karangmulya Kecamatan Padaherang. Yang sebelumnya masih menginduk ke SDN 2 Karangmulya, dan nomor pokok sekolah (NPS) akan segera dikeluarkan,” kata Surman.

“Anak-anak sekolah yang berasal dari daerah tersebut tidak perlu jauh-jauh ketika akan mengikuti ujian sekolah, dan terkait Bangunan dan sarana prasarananya akan segera di perbaiki dan lengkapi,” tambahnya Surman.

SDN 3 Karangmulya Pangandaran Sudah Mandiri, Pembangunan di 2021

Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya akan membangun gedung dan sarana prasarana SDN 3 Karangmulya ini di tahun 2021.

“Tahun 2021 kita siap bangun, karena masa terakhir jabatan tanggal 17 Februari jadi anggaran masih bisa kita rencanakan di tahun 2020 ini,”jelas Jeje Wiradinata dalam sambutannya.

Jeje Wiradinata menambahkan, karena akhir tahun 2020 semua Infrastruktur jalan, RSUD, Puskesmas dan Pendidikan semua sudah selesai. Tinggal meneruskan dengan penguatan SDM dan perekonomian masyarakat.

“Rumah dinas dan perkantoran bupati belum punya. Kita prioritaskan kepentingan rakyat terlebih dahulu, dan kedepan harus lebih meningkat lagi yakni penguatan SDM dan ekonomi masyarakat,”ungkap Jeje lagi

Masih dikatakan Jeje, kepentingan untuk mensejahterakan masyarakat, RT dan RW, perangkat desa, tenaga honorer guru, guru ngaji, kader posyandu dan lainnya.

“Terutama peningkatan kesejahteraan untuk para RT dan RW, guru honorer, guru ngaji, kader poyandu dan lainnya akan terus kita tingkatkan lagi kedepannya,”pungkas Jeje Wiradinata. (Madlani/R9/HR-Online)