Sinopsis Film Chappie, Robot Polisi dengan Teknologi Artificial Intelligence

Sinopsis Film Chappie, Robot Polisi dengan Teknologi Artificial Intelligence
Ilustrasi Sinopsis Film Chappie. Foto Istimewa

Sinopsis film Chappie membawa para penontonnya untuk merasakan adegan aksi yang menegangkan. Film yang digarap oleh Neill Blomkamp menghadirkan robot buatan yang unik. Dimana film ini menampilkan sosok Dev Patel sebagai pembuat robot tersebut.

Film ini juga tidak terlalu didominasi oleh thriller. Sebab, ada beberapa adegan komedi yang dicampur dengan fantasi. Kemudian mengangkat latar dari kehidupan nyata yang begitu keras.

Baca Juga: Sinopsis Film Terminator 3, Bangkitnya Robot T-X Milik Skynet

Film Chappie ini mendapat rating yang cukup tinggi yaitu 6,8 dari 10. Beberapa hal menarik telah dimasukkan dalam film ini. Seperti perekrutan dua musisi ternama yaitu Die Antwoord dan Yo-Landi.

Bagaimana Sinopsis Film Chappie?

Berbeda dengan beberapa film sebelumnya, kali ini Neill Blomkamp mengambil tempat di Afrika Selatan. Sinopsis film ini bermula dengan menyorot kawasan Johannesburg yang memiliki tingkat kriminalitas tinggi.

Hal ini menjadi satu hal yang harus diperhatikan oleh polisi setempat. Keterlibatan polisi pun tidak dapat meminimalisir kriminalitas tersebut. Alhasil, muncul ide produksi robot yang menggantikan peran polisi.

Sinopsis film Chappie menampilkan Deon (Dev Patel) sebagai ahli teknologi yang handal. Ia mampu memproduksi robot canggih dengan kemampuan mengesankan. Robot tersebut telah diprogram agar bisa mengurangi tingkat kriminalitas.

Deon sendiri bekerja di Tetravaal dimana CEO adalah Michelle Bradley (Sigourney Weaver). Keberhasilan Deon membuat Vincent Moore (Hugh Jackman) iri kepadanya. Sehingga ia juga membuat prototipe lain untuk menyaingi robot milik Deon.

Sayangnya, Tetravaal maupun kepolisian tidak ada yang tertarik sama sekali dengan proyek tersebut. Hal ini membuat Vincent Moore semakin iri kepada Deon.

Di sisi lain, Deon mulai mengembangkan proyek robot dengan kecerdasan layaknya manusia. Kecerdasan ini dikenal dengan Artificial Intelligence yang begitu canggih. Namun, CEO Tetravaal tidak menyetujui hal ini.

Alasannya adalah teknologi Artificial Intelligence terlalu beresiko pada manusia. Penentangan ini justru membuat Deon semakin ingin melanjutkan pembuatan robotnya. Deon diam-diam melanjutkan proyek robot tersebut.

Bahkan ia juga mencuri komponen robot untuk mengembangkan proyeknya. Ia berniat untuk mengembangkan proyeknya di rumah. Namun nasib sial mendarat padanya yang kala itu dicegat oleh para ganster. Sinopsis film Chappie dibuat menegangkan agar tidak membosankan.

Gangster tersebut dipimpin oleh Ninja yang mengancam Deon untuk menghentikan robot polisi. Namun Deon tidak memiliki kemampuan untuk menghentikannya. Ancaman gangster tersebut semakin menjadi-jadi ketika Deon harus memprogram ulang robot di dalam mobilnya.

Robot tersebut harus diprogram agar membantu penjahat tersebut untuk mencuri. Dari pemrograman ini lahirlah robot yang memiliki perasaan layaknya manusia. Kemudian robot ini diberi nama Chappie.

Sinopsis Film Chappie, Robot Berperasaan Manusia

Setelah diambil alih oleh para gangster, Chappie mulai mengenal siapa saja gangster tersebut. Namun Chappie menganggap bahwa mereka adalah teman. Bahkan Yolandi yang merupakan anggota gangster tersebut menganggap Chappie sebagai anaknya.

Di lain sisi, Vincent Moore yang iri kepada Deon ternyata diam-diam mengamatinya. Ia mengikuti Deon dan mencari tahu tentang prototipe buatannya. Vincent Moore pun mengembangkan Moose yang merupakan robot raksasa. Robot tersebut dikendalikan oleh manusia secara virtual.

Sutradara pun mulai memberikan adegan pada Chappie dalam sinopsis film Chappie. Saat itu para gangster mulai beraksi dengan melibatkan Chappie. Perampokan dimulai ketika gangster sudah turun ke jalanan.

Chappie membantu para gangster untuk melakukan perampokan. Kepolisian pun terkejut dengan hal ini, robot yang semula membantu kini terlibat perampokan. CEO Tetravaal juga terkejut dengan hal ini, begitupun dengan Deon.

Deon menyadari bahwa hal ini adalah kesalahannya, sebab Chappie masih membutuhkan penyempurnaan. Kejadian ini membuat CEO Tetravaal memerintahkan Vincent untuk menurunkan Moose. Disinilah muncul kelicikan dari Vincent Moore yang ingin menghancurkan Chappie.

Moose kemudian diizinkan meluncur untuk menghentikan Chappie dan para gangster. Vincent sendiri yang mengendalikan Moose, bahkan ia juga menyuruh penjahat lain untuk melawan gangster tersebut.

Penyerangan yang dilakukan Moose hampir membunuh Ninja. Namun akhirnya diselamatkan oleh Yolandi. Sayangnya Yolandi yang harus tewas ketika menyelamatkan Chappie. Hal ini membuat Chappie sedih dan marah.

Sehingga ia bertanya kepada Deon siapa dalang dibalik semua ini. Chappie pun langsung menuju Tetravaal setelah mengetahui bahwa Vincent adalah pelakunya.

Sinopsis film Chappie semakin seru jika melihat tayangan lengkapnya. Film yang dirilis sejak 2015 ini mampu menghasilkan keuntungan sebesar 102 juta dolar Amerika. Bagi yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya, bisa menonton film ini secara utuh. (R10/HR-Online)