Strategi Manajemen Pemasaran yang Harus Diperhatikan

Strategi Manajemen Pemasaran
Ilustrasi Strategi Manajemen Pemasaran. Foto: Istimewa

Strategi manajemen pemasaran berkaitan dengan segala hal menyangkut produk dan konsumen atau pengguna. Karena itu manajemen pemasaran harus memahami hampir semua proses hingga sebuah produk dihasilkan oleh perusahaan.

Semua produk yang ingin ditawarkan kepada masyarakat tentunya harus memiliki strategi pemasaran yang efektif. Hal ini penting agar produk perusahaan tersampaikan dengan baik dan berjalan secara efektif.

Di tengah tingkat persaingan bisnis yang semakin ketat, masalah marketing menjadi ujung tombak yang menentukan sukses sebuah bisnis. Tanpa strategi yang tepat akan membuat perusahaan tersingkir dan gulung tikar.

Namun merencanakan strategi pemasaran juga diuntungkan dengan kemajuan digital saat ini. Ada banyak media online yang menawarkan beragam media dengan segmentasi yang jelas dan lebih tertarget.

Konsep Penting dalam Strategi Manajemen Pemasaran

Merencanakan sebuah strategi yang tepat dalam manajemen pemasaran harus dilakukan secara mendalam. Konsep yang disusun ini tak hanya berorientasi pada produk belaka. Pun juga tidak hanya berorientasi pada konsumen semata.

Sangat penting mengetahui berbagai konsep penting untuk menghasilkan strategi manajemen pemasaran yang efektif. Berikut ini beberapa konsep dalam membangun marketing plan yang sebaiknya Anda tahu.

Konsep Produksi

Konsep tentang produksi digunakan perusahaan yang memiliki kepercayaan bahwa pelanggan sangat membutuhkan produk Anda. Baik karena harganya yang terjangkau, manfaatnya, sehingga mudah dibeli konsumen.

Baca juga: Mengoptimalkan Fungsi Manajemen Pemasaran untuk Kepuasan Pelanggan

Biasanya, perusahaan yang menganut konsep ini akan memproduksi barang dalam jumlah besar untuk melakukan efisiensi dalam menekan biaya produksi. Namun syarat konsep adalah jika jumlah permintaan memang sangat besar.

Konsep Produk

Asumsi yang melandasi konsep strategi manajemen pemasaran ini ialah bahwa konsumen lebih memilih barang berkualitas. Sehingga jumlah ketersediaan dan harga tidak terlalu penting bagi konsumen untuk membeli produk.

Konsep ini akan melandasi perusahaan untuk memproduksi barang dengan kualitas yang sangat baik. Namun risikonya harganya juga relatif mahal sehingga sangat berisiko jika target pasarnya adalah konsumen yang menyukai barang murah.

TCL

Konsep Penjualan

Konsep yang berorientasi pada penjualan lebih mementingkan cara perusahaan dalam memasarkan barang. Strategi manajemen pemasaran model ini akan mengesampingkan faktor kualitas, kapasitas produksi dan jumlah barang, maupun harga.

Konsep ini bahkan tidak akan menghiraukan masalah kepuasan konsumen dan loyalitas pelanggan terhadap produk. Pemasaran yang dilakukan dengan konsep ini cenderung besar-besaran dan agresif untuk merengkuh keuntungan yang diinginkan.

Konsep Pemasaran

Perusahaan dengan strategi manajemen pemasaran konsep ini akan menjadikan konsumen sebagai faktor penting yang diperhatikan dan diutamakan. Biasanya, perusahaan akan melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang diinginkan oleh pelanggan.

Setelah itu baru melakukan produksi dan pemasaran produk sesuai hasil riset. Konsep semacam ini tentunya dianggap lebih baik dibandingkan yang lain. Hal ini memungkinkan bahwa konsumen akan loyal dengan produk yang ditawarkan.

Konsep Pemasaran Sosial

Konsep ini dianggap paling baru dibandingkan konsep lainnya di atas. Perusahaan yang menganut strategi pemasaran ini tidak hanya menjadikan konsumen sebagai tujuan utama, melainkan masyarakat di sekitarnya ikut diperhatikan.

Baca juga: Pentingnya Strategi Pemasaran 4P dalam Bauran Pemasaran

Biasanya, perusahaan tidak hanya mengutamakan keuntungan semata. Namun juga memperhatikan tata cara dalam pemasarannya. Selain minat dan kebutuhan pelanggan, aspek kepuasan dan keinginan konsumen juga menjadi perhatian.

Itulah berbagai konsep yang umumnya digunakan sebuah perusahaan dalam merencanakan beberapa strategi manajemen pemasaran yang baik. Konsep mana yang dipilih bergantung dari kebijakan perusahaan, apakah sekedar memenuhi target keuntungan atau juga memperhatikan kebutuhan yang diinginkan konsumen. (R11/HR-Online)

Loading...