Susunan Tata Surya, Pusatnya Matahari Sebagai Sumber Energi

Susunan Tata Surya
Ilustrasi Susunan Tata Surya. Foto Istimewa

Susunan tata surya merupakan tempat berkumpulnya benda langit yang terdiri dari matahari (bintang), planet, meteor, satelit alam, asteroid, serta komet.

Dimana semua benda langit ini berputar dengan mengelilingi matahari yang disebut dengan revolusi. Pasalnya, matahari merupakan pusat dari tata surya.

Dengan demikian, membuat benda langit mengelilingi matahari dengan lintasan yang berbentuk elips. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Susunan Tata Surya Dengan 8 Planet dan Jutaan Asteroid

Tata surya menjadi gambaran potret dari alam yang terlihat maha besar. Terlihat dari besaran tata surya yang terkadang sulit untuk dibayangkan.

Secara umum, sistem tata surya dipimpin oleh bintang besar yang menjadi titik pusatnya yaitu matahari. Apa saja yang terdapat di dalam tata surya ini? Simak ulasan berikut.

Matahari

Matahari merupakan bola raksasa yang terdiri dari api, dimana sinarnya bisa sampai ke Bumi sehingga di Bumi bisa merasakan adanya siang dan malam.

Peranan matahari dalam susunan tata surya sangatlah besar untuk makhluk hidup. Dimana tidak ada makhluk yang bisa bertahan hidup jika tidak ada matahari.

Seperti halnya dengan tumbuhan yang tidak bisa melakukan fotosintesis untuk mengolah makanannya. Sehingga besar kemungkinan tidak ada rantai makanan jika tumbuhan tidak ada.

Selain menjadi sumber rantai makanan, matahari mempunyai banyak kelebihan yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia.

Diameternya berukuran 1.392.500 km, dibandingkan dengan Bumi akan 109 kalinya. Sementara itu, di dalam matahari memiliki 4 lapisan.

Mulai dari korona, kromosfer, fotosfer, hingga inti Bumi dengan suhu bagian luarnya mencapai 4000 derajat Celcius.

Sedangkan untuk bagian dalam pada susunan tata surya ini mencapai 15000 derajat Celcius dengan ukuran masa 332.830 kali dengan Bumi.

Planet

Selain matahari sebagai bintang dan sumber energi, tata surya juga dilengkapi dengan planet. Dimana planet ada 8 yang mengelilingi matahari.

Sebelumnya, ilmuwan telah sepakat jika planet ada 9, namun yang terjauh dan yang paling kecil bukanlah planet.

Planet yang dimaksud ini adalah Pluto. Semua planet ini mengorbit pada matahari dengan bentuk elips dan tidak bisa memancarkan cahaya sendiri.

8 planet yang dimaksud dalam susunan tata surya ini meliputi Merkurius yang letaknya paling dekat dengan matahari dengan ukuran paling kecil diantara lainnya.

Selanjutnya ada planet Venus, lalu Bumi yang merupakan tempat makhluk hidup tinggal, kemudian ada planet Mars atau planet merah.

Jika dilihat dari Bumi, maka planet ini berwarna merah. Sedangkan untuk planet yang terbesar adalah Jupiter dengan warna kuning.

Lalu ada planet Saturnus yang dikenal pula dengan planet bercincin serta menjadi planet terbesar kedua setelah Jupiter. Kemudian ada planet Uranus yang sering disebut dengan planet biru.

Planet menjadi biru karena diselimuti dengan awan yang sangat tebal. Untuk planet yang terakhir dalam susunan tata surya adalah planet Neptunus. Dimana letaknya paling jauh dengan matahari.

Asteroid

Salah satu penghuni tata surya adalah asteroid. Dimana merupakan benda kecil yang mengelilingi matahari pada suatu lintasan.

Para ilmuwan percaya jika benda ini merupakan pecahan dari pembentukan suatu planet dengan jumlah yang sangat banyak.

Asteroid ini menyatu mengelilingi planet sehingga terlihat seperti sabuk. Ukuran asteroid ini bisa mencapai 100 km diameternya. Biasanya terdapat pada planet Mars dan Jupiter.

Meski jarak antara satu asteroid dengan asteroid lain sangat jauh mencapai ribuan km, namun bisa suatu saat bertabrakan. Hasil dari tabrakan ini akan menjadi asteroid kecil.

Satelit

Untuk susunan tata surya lainnya, ada yang namanya satelit. Nah, satelit ini adalah yang versi alam. Dimana satelit ini mengorbit pada suatu planet yang mana planet itu menjadi pusat dari satelit.

Untuk mengelilingi planet, satelit ini mempunyai rotasi atau berputar pada porosnya. Misalnya, satelit dari Bumi adalah bulan yang selalu berubah sesuai dengan fasenya.

Nah, yang kedua ada satelit buatan manusia yang bertebaran di angkasa dengan fungsi sebagai alat untuk bisa berkomunikasi seperti radio, televisi, serta untuk pemetaan Bumi.

Komet

Dikenal juga dengan bintang berekor dimana jumlahnya sangat banyak. Komet merupakan debu salju yang besarnya layaknya gunung, namun tidak bisa terlihat mata.

Meteorit, Meteor, dan Meteoroit

Benda ini sangat banyak dengan tidak memiliki jalur lintasan sehingga membuatnya tersebar dan melayang dan sering menabrak planet.

Untuk yang menabrak planet disebut dengan meteoroid. Biasanya terlihat berpijar akibat gesekan dengan lapisan bumi. Semua ini termasuk ke dalam susunan tata surya jagat raya. (R10/HR-Online)