Tumpukan Sampah Berserakan di Pinggir Sungai Cigugur Pangandaran

Sungai Cigugur
Seorang pengendara motor menunjukkan tumpukan sampah di tepi jalan pinggir sungai Cigugur, Pangandaran. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Tumpukan sampah terlihat berserakan di pinggir jalan tepi sungai Cigugur, Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Hal ini mendapatkan tanggapan serius dari Kepala Desa Bangunjaya, Oteng Dadik Solehudin. Oteng mengatakan, pihak desa sudah sering melakukan sosialisasi. Edukasi juga dilakukan kepada masyarakat akan bahaya membuang sampah ke sungai.

Sayangnya, masih ada masyarakat yang nakal dan tetap membuang sampah di pinggir sungai hingga tercecer dan berserakan.

“Saya sudah imbau agar masyarakat tak lagi membuang sampah di pinggir sungai, karena apabila turun hujan, sampah-sampah itu akan turun ke sungai dan mengotori air sungai serta akan menghambat aliran air. Terlebih air tersebut banyak digunakan oleh masyarakat sekitar,” ujar Oteng, Selasa (30/06/2020).

Bukan itu saja, lanjut Oteng, Pemdes juga telah memasang spanduk yang bertuliskan ‘Jangan Buang Sampah di Area Ini.’

“Adanya masyarakat yang nakal dan tetap membuang sampah di sekitar sungai Cigugur tentu menjadi perhatian saya. Untuk itu ke depan kita akan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” kata Oteng.

Oteng mengatakan, Pemdes akan menyiapkan TPA termasuk petugas khusus yang ditunjuk untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah warga.

“Kita akan siapkan TPA, termasuk petugas khusus yang akan ditunjuk oleh pemerintah desa untuk membawa dan membersihkan sampah dari rumah masyarakat,” paparnya.

Warga hanya wajib menyiapkan tong sampah di dekat rumah masing-masing untuk memudahkan petugas dalam mengambil dan mangangkut sampah ke tempat yang sudah disiapkan.

“Insyaallah pembangunan TPA itu akan dimulai tahun 2021, namun sebelum Pemdes menyelesaikan pembangunan TPA masyarakat diminta untuk membuat tempat sampah sendiri,” katanya.

Oteng menambahkan, apabila sampah tersebut lebih aman untuk dibakar, maka lebih baik dibakar daripada dibuang sembarangan.

“Jika sampah tersebut lebih aman dibakar ya dibakar saja, jangan malah dibuang sembarangan, apalagi dibuang di Sungai Cigugur,” pungkasnya. (Enceng/R7/HR-Online)

Loading...