Tuntut Transparansi BUMDes, Puluhan Warga Cigayam Ciamis Datangi Kantor Desa

Warga Cigayam
Warga Cigayam saat melakukan aksi di Kantor Desa menuntut transparansi keuangan BUMDes. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Puluhan warga Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, mendatangi kantor desa menuntut transparansi penggunaan anggaran, terutama perihal BUMDes, Jum’at (26/6/2020).

Koordinator Aksi, Saeful Rohman, mengatakan, pihaknya sengaja mendatangi kantor desa untuk melakukan audiensi agar pemdes terbuka masalah pengelolaan dana BUMDes yang selama ini dinilai ditutup-tutupi.

“Kami ingin mengetahui secara jelas sudah sejauh mana dan seperti apa anggaran yang selama ini digunakan. Pasalnya, sejak 2016 hingga saat ini tidak ada keterbukaan kepada warga,” kata Saeful.

Pihaknya mengaku tidak menuduh, akan tetapi menuntut agar dana yang dikelola transparan.

Sebenarnya, ujar Saeful, masih banyak yang dipertanyakan, namun dirinya merasa kecewa karena belum bisa mendengar semua penjelasannya.

Jawaban Pemdes Soal Aksi Warga Cigayam

Sekretaris Desa Ciagayam, Entis Sutisna, mengaku tidak keberatan adanya aksi dari warganya itu.

“Dalam hal ini kami akan selalu terbuka dengan masyarakat, silakan saja datang jika memang ada yang perlu untuk di pertanyakan dan kami jelaskan,” ujarnya.

Berkaitan dengan pengelolaan dana BUMDes, kata Entis, desa hanya sebagai komisaris. Sementara dalam lembaga tersebut terdapat pengurus yang mana dapat memberikan penjelasan secara jelas.

Sehingga, dalam aksi tersebut hanya bisa menyampaikan beberapa hal saja, seperti anggaran yang dikucurkan untuk pengembangan BUMDes.

Entis menyayangkan aksi tersebut lantaran persoalan tersebut tidak perlu ditanyakan di tingkat desa, namun seharusnya memberikan laporan langsung ke unit Tipikor Polres Ciamis.

“Ya tinggal menunggu saja hasilnya kan. Jika nanti ada unsur korupsinya, kan bisa dijelaskan oleh pihak yang berwenang,” pungkasnya.

Pantauan HR Online, aksi puluhan warga Cigayam tersebut dikawal oleh aparat Kepolisian dan TNI dari sejumlah wilayah, seperti Polsek Banjarsari, Lakbok, Pamarican serta Polsek Cisaga guna mengamankan situasi. (Suherman/R6/HR-Online)