Umat Islam Banjar Tolak RUU HIP, Ubah Pancasila Berarti Makar

Umat Islam Banjar Tolak RUU HIP
Deklarasi menolak RUU HIP Forum Umat Islam Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (Harapanrakyat.com),- Sejumlah aliansi yang mengatasnamakan Forum Bersama Umat Islam Banjar aksi tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Mereka melakukan deklarasi penolakan tersebut di Alun-alun Kota Banjar, Sabtu (27/6/2020).

Dalam deklarasi tersebut mereka menyatakan sikapnya menolak RUU HIP. Umat Islam Kota Banjar siap melakukan perjuangan jihad, apabila RUU tersebut jadi disahkan oleh DPR.

Ketua Forum Umat Islam Kota Banjar, KH. Mukhtar Ghozali mengatakan, Pancasila adalah dasar negara yang sudah menjadi keputusan final. Sehingga keberadaanya tidak perlu lagi diubah.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Nihil, Kota Banjar Bebas Corona?

Dengan adanya RUU HIP menurutnya, justru berpotensi untuk menghidupkan kembali paham ideologi komunis. Hal itu sama saja dengan ingin mengubah dan mengganti ideologi pancasila.

“Siapapun tidak boleh mengganti pancasila. Mengabah pancasila berarti makar. Untuk itu kami menyatakan Umat Islam Banjar tolak RUU HIP,” kata Mukhtar Ghozali kepada awak media usai acara deklarasi di Alun-alun Kota Banjar.

Baca Juga : 21 PDP yang Meninggal di RSUD Banjar Hasilnya Negatif Covid-19

Oleh sebab itu, lanjut Muhktar Ghozali, Forum Umat Islam Kota Banjar menggelar deklarasi penolakan. Mereka mengaku merasa terpanggil untuk mempertahankan pancasila dan membela NKRI.

Apabila RUU HIP ini tidak dibatalkan, Forum Umat Islam Kota Banjar siap menunggu intruksi komando fatwa ulama, untuk berjuang menegakan resolusi jihad.

“Pancasila tidak boleh diobok-obok. Apabila nantinya RUU HIP ini disahkan kami siap menunggu komando jihad dari para ulama,” katanya.

Sekretaris Pelaksana Deklarasi, Anton Nurman menambahkan, upaya mengubah pancasila dengan RUU HIP sama saja dengan tindakan makar. Untuk itu perlu melakukan aksi. salah satunya dari Umat Islam Banjar tolak RUU HIP dan berharap dibatalkan.

“Nantinya hasil deklarasi ini akan dicetak diseluruh area Kota Banjar agar masyarakat bisa memahami dan peduli sehingga tidak ada lagi yang menyebarkan paham komunis,” ujarnya. (Muhlisin/R9/HR-Online)

Loading...