Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarUpdate Corona Kota Banjar 22 Juni: Tidak Ada Tambahan Kasus Covid-19

Update Corona Kota Banjar 22 Juni: Tidak Ada Tambahan Kasus Covid-19

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Update Corona Kota Banjar 22 Juni 2020 menunjukkan tidak ada penambahan kasus Covid-19. Hal ini tentunya jadi kabar menggembirakan bagi warga Kota Banjar, Jawa Barat.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar merilis jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Banjar saat ini nihil alias tidak ada lagi. OTG sendiri merupakan orang yang diduga terpapar Covid-19 lantaran melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP di Kota Banjar per hari ini, Senin (22/6/2020) masih 6 orang, sama seperti hari sebelumnya.

Selanjutnya untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit saat ini juga nihil. Meskipun masih ada 6 orang PDP yang menjalani isolasi mandiri di Kota Banjar.

Sementara 20 orang PDP meninggal di Kota Banjar, menurut data tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar tanggal 22 Juni 2020.

Update Corona Kota Banjar 22 Juni juga menunjukkan tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Saat ini tercatat 7 kasus positif Covid-19 di Kota Banjar. Meskipun begitu 6 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

Sementara 1 orang meninggal dunia. Pemeriksaan swab kepada yang bersangkutan dilakukan pasca kematiannya dan setelah diperiksa PCR, hasilnya positif. Sehingga tidak ada lagi kasus positif Covid-19 yang masih aktif di Kota Banjar.

Baca Juga: Update Corona Kota Banjar 21 Juni: OTG dan PDP Nihil

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga melakukan tes Corona secara massif. Berbagai lokasi kerumunan warga didatangi oleh tim Covid-19.

Hasilnya ada 58 orang warga Kota Banjar yang reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test. Namun belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan swab test.

Meskipun reaktif Covid-19, tidak berarti seseorang psoitif Covid-19. Untuk seseorang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, maka perlu dilakukan swab test. Jika hasilnya positif, maka baru dikatakan statusnya sebagai pasien positif Covid-19. (SBH/R7/HR-Online)