Senin, Oktober 18, 2021
BerandaBerita BanjarWarga Kota Banjar Cairkan Program BST Tahap 2, Kabarnya Bantuan Bakal Diperpanjang

Warga Kota Banjar Cairkan Program BST Tahap 2, Kabarnya Bantuan Bakal Diperpanjang

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Puluhan warga Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan pencairan program BST tahap 2 dari Kementerian Sosial RI, Senin (08/06/2020). Program BST (Bantuan Sosial Tunai) tahap 2 diberikan kepada warga terdampak Covid-19.

Manajer Pemasaran Kantor Pos Kota Banjar, Reza Fabiansah, mengatakan, penyaluran program BST ini merupakan pencairan tahap ke dua. Sedangkan, pencarian BST tahap pertama dilakukan pada bulan sebelumnya.

Jumlah keseluruhan ada 3.872 KK penerima bantuan yang melakukan pencairan program BST tahap 2 di Kantor Pos Banjar. Jumlah sebanyak itu merupakan data penerima yang tersebar di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Banjar, Purwaharja, dan Kecamatan Pataruman.

“Untuk Kecamatan Langensari pencairannya dipisah, bukan di Kantor Pos Banjar tapi di Kantor Pos Langensari. Jumlahnya ada 1.486 KK,” terang Reza, kepada awak media.

Ia juga mengatakan, bagi warga yang berhalangan hadir, nantinya akan diantar oleh petugas ke rumahnya masing-masing. Selain itu, untuk warga yang belum sempat melakukan pencairan pada tahap pertama bisa dirapel pada saat pencairan tahap yang ke dua.

“Tahap pertama kemarin kan masih ada puluhan warga yang belum melakukan pencairan. Nah, itu bisa dirapel pada tahap ke dua, atau dijadikan satu pada tahap berikutnya,” jelas Reza.

Program BST Bakal Diperpanjang

Dikonfirmasi terpisah mengenai informasi adanya perpanjangan program BST Kemensos, Kepala Dinas Sosial Kota Banjar, Asep Tatang Iskandar, mengatakan, memang menurut Menteri Koordinator PMK akan ada perpanjangan program BST.

Perpanjangan tersebut rencanannya akan diberlakukan sampai bulan Desember 2020 mendatang. Namun, kata Tatang, hal itu baru sebatas informasi. Karena sampai saat ini pihak Dinsos Kota Banjar belum menerima surat resmi dari Menko PMK.

“Memang ada informasi perpanjangan bantuan, tapi untuk kejelasannya nanti tunggu surat resminya saja,” katanya. (Muhlisin/R3/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img