Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarAda Peserta Didik Baru Masuk Sekolah, Ini Penjelasan Disdik Kota Banjar

Ada Peserta Didik Baru Masuk Sekolah, Ini Penjelasan Disdik Kota Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Jawa Barat, H Dahlan melalui Kepala Bidang Dikdas, Ahmad Yani, mengatakan, adanya peserta didik baru masuk sekolah sudah melalui arahan dari Dinas Pendidikan Kota Banjar.

Kegiatan siswa-siswi tersebut bukan dalam rangka melaksanakan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Namun hanya melakukan proses pendaftaran dan pendataan siswa baru.

“Ya betul. Memang ada arahan tapi itu bukan proses KBM melainkan proses pendataan peserta didik baru. Itu sudah disampaikan saat ada sosialisasi kepada kepala sekolah,” kata Ahmad Yani saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Senin (13/7/2020).

Ia menjelaskan, dalam sosialisasi kepada pihak kepala sekolah satuan pendidikan dasar sudah disampaikan bahwa pada saat pendaftaran siswa-siswi baru tersebut harus menerapkan protokol kesehatan.

Waktu dan jumlah pendataan peserta siswa-siswi juga dibatasi. Selain itu, mereka harus didampingi oleh pihak orang tua masing-masing.

“Itu hanya pendataan peserta didik baru. Jadi yang dilakukan itu sudah sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Adapun terkait tujuan ke sekolah itu, lanjut Yani, diantaranya untuk pendataan calon siswa baru, membuka ruang komunikasi dengan orang tua peserta didik. Selain itu juga sosialisasi mengenai pengenalan sistem pembelajaran jarak jauh.

Menurutnya, proses kegiatan belajar mengajar jarak jauh itu akan terkendala ketika pihak sekolah atau guru tidak mengetahui perihal keadaan dan kondisi calon siswa-siswinya.

“Kalau tidak ke sekolah, ya nanti pihak guru yang akan mendampingi akan kebingungan ketika nanti melaksanakan belajar jarak jauh. Makanya itu juga sesuai arahan karena banyak orang tua dan guru yang menanyakan,” terang Yani.

KBM Peserta Didik Baru Dilakukan Secara Daring

Yani juga mengatakan, nantinya setelah proses pendataan dan komunikasi dengan pihak orang tua calon siswa-siswi baru ini selesai, maka untuk proses kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara daring atau jarak jauh.

Bagi siswa-siswi baru yang terkendala alat komunikasi atau tidak mempunyai smartphone, tugas pembelajarannya akan dijadikan satu melalui WA group atau kelompok belajar.

“Jadi sistem pembelajarannya tetap dilakukan secara daring sesuai kebijakan yang ada saat ini karena masih dalam situasi pandemi,” tegasnya.

Sebelumnya, di salah satu SD Negeri di Kota Banjar terlihat beberapa siswa-siswi beraktivitas di halaman sekolah. Kondisi sekolah juga terlihat aktif ada beberapa guru ikut terlihat di sekolah.

Saat dikonfirmasi awak media, pihak Kepala sekolah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut itu pendataan peserta didik baru. Kegiatan tersebut juga sudah melalui arahan yang diberikan oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Banjar. (Muhlisin/R7/HR-Online)