Akuntansi Dasar untuk UMKM Perlu Dikuasai Agar Lebih Kredibel

akuntansi dasar untuk UMKM
Ilustrasi akuntansi dasar untuk UMKM. Foto: Ist/Net

Menerapkan pembukuan dengan akuntansi dasar untuk UMKM merupakan langkah awal yang penting dalam meningkatkan kredibilitas usaha. Apalagi jika perusahaan UMKM yang dibangun ingin dikembangkan hingga maju dan menjadi besar. Manajemen akuntasi merupakan salah satu kuncinya.

Akuntansi dasar menjadi salah satu awal pembelajaran untuk memahami dan menguasai akuntansi keuangan yang lebih lengkap. Dengan memahami kerangka dasar keuangan akan sangat penting untuk membangun sistem keuangan standar.

Akuntansi dasar berkaitan dengan beberapa poin penting yang terdapat dalam ilmu akuntansi seperti konsep debit kredit, pembuatan jurnal, buku besar, neraca saldo, dan menyajikan laporan.

Mengapa pelaku usaha harus mempelajari dan memahami akuntansi dasar untuk UMKM? Hal ini penting untuk membantu usaha kecil dan UMKM dalam mengetahui gambaran menyeluruh dari akuntansi dengan lebih mudah, praktis, dan aplikatif.

Menerapkan akuntansi dalam pengelolaan usaha juga berguna untuk meningkatkan skala usaha yang lebih efisien dan terarah. Efisiensi merupakan unsur penting dalam bisnis yang sudah besar. Sehingga usaha akan lebih mudah untuk berkembang menjadi besar.

Menguasai Akuntansi Dasar untuk UMKM dengan Cepat

Ketika mempelajari sesuatu pasti ada step by step yang dilakukan mulai dari yang paling mudah hingga yang tersulit. Sama halnya dengan akuntansi karena memang tidak mudah untuk memahami ilmu akuntansi yang dikenal sulit.

Baca juga: Manfaat dan Tujuan Akuntansi Manajemen untuk Pengelolaan Usaha

Namun dengan mengetahui kunci dari ilmu tersebut tentunya akuntansi bukan hal yang sulit untuk dipelajari. Berikut ini beberapa materi akuntansi dasar untuk UMKM yang sangat penting untuk diketahui dan dikuasai.

Mengenal Nama dan Nomor Akun

Dalam akuntansi diperlukan sebuah akun untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan secara baik dan sistematis. Karena itu penting mengetahui nama dan akun nomor yang menjadi catatan rinci dari setiap perubahan pada aktiva, pasiva dan beban.

Akun terbagi atas tiga jenis. Pertama, riil akun yang biasa disebut akun terbuka. Ini karena saldo pada riil akun dapat dibuka di tahun selanjutnya. Akun riil disajikan ke dalam neraca seperti harta, utang, dan modal.

Akun nominal dalam akuntansi dasar untuk UMKM berfungsi menyajikan ke dalam laporan laba rugi seperti pendapatan dan beban. Pada umumnya jenis ini tidak memiliki saldo, karena seluruh saldonya telah dipindahkan ke modal. 

Yang terakhir adalah akun campuran yang terdiri dari akun yang selalu dapat menambahkan. Seperti misalnya akun penyusutan barang, kerugian piutang, potongan pembelian, dan potongan penjualan.

Ketahui Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi pada akuntansi dasar untuk UMKM merupakan tahapan yang harus dijalankan untuk membuat pembukuan bisnis yang baik. Tahapan siklus akuntansi yaitu pencatatan dan penggolongan, ikhtisar laporan keuangan, pembuatan, dan penyajian laporan keuangan.

Baca juga: Perbedaan Akuntansi Biaya dan Keuangan yang Wajib Diketahui Pebisnis

Dalam menyelesaikan laporan keuangan yang harus diperhatikan yaitu melakukan secara detail tahapan-tahapan yang ada pada siklus akuntansi. Ini agar tidak ada kesalahan yang fatal dalam laporan keuangan serta sesuai dengan pernyataan standar akuntansi keuangan.

Penyusunan Laporan Keuangan

Maka, tidak akan sulit lagi untuk menyelesaikan laporan tersebut. Akuntansi dasar untuk UMKM memang dipelajari agar memudahkan dalam menyelesaikan laporan dengan baik dalam akuntansi.

Pembukuan menjadi dasar dalam penyusunan laporan keuangan dengan efektif. Untuk dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat, lakukan semua tahapan di atas dengan baik.

Ternyata tidak begitu sulit memahami akuntansi. Hanya dengan menguasai akuntansi dasar untuk UMKM akan sangat membantu Anda yang ingin memulai suatu bisnis. Karena perusahaan dan bisnis yang dijalankan tidak akan lepas dari akuntansi. (R11/HR-Online)

Loading...