Antisipasi DBD di Pangandaran, Puskesmas Langkaplancar Gelar Fogging

antisipasi DBD di Pangandaran
Petugas dari Puskesmas Langkaplancar, tengah melakukan fogging di Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Untuk antisipasi DBD di Pangandaran, Puskesmas Langkaplancar melakukan fogging untuk membasmi nyambuk Aedes aegpyti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Fogging dilakukan di Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Selasa (14/7/2020). Sebelumnya di Desa Pangkalan terdapat warga yang terjangkit DBD.

Kepala UPTD Puskesmas Langkaplancar, Yana Taryana mengatakan, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti di wilayah Desa Pangkalan, pihaknya langsung melakukan pengasapan atau fogging.

“Fogging dilaksanakan tadi siang Selasa, 14 Juli 2020 dan disaksikan langsung oleh pemerintah Desa Pangkalan,” ucapnya.

Yana berharap dengan dilakukannya fogging di Desa Pangkalan, tidak ada lagi warga yang terkena DBD.

“Biasanya nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di tempat penampungan air seperti bak mandi, di air galon dan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, menurut Yana, nyamuk penyebab DBD biasanya menginggit calon korbannya pada siang atau pagi hari.

“Untuk itu masyarakat harus berhati-hati, usahakan gunakan lotion anti nyamuk dan jaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit DBD,” katanya.

Yana menambahkan, pola hidup bersih dan sehat menjadi kunci untuk antisipasi DBD di Pangandaran.

“Untuk mencegah bersarangnya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD ini, masyarakat harus aktif membersihkan tempat-tempat yang disukai nyamuk sebagai sarang nyamuk. Ini (membersihkan sarang nyamuk) bisa dilakukan secara mandiri,” katanya.

Cara mencegah DBD juga bisa dilakukan dengan melaksanakan 3M, yakni menguras tempat-tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi jadi sarang nyamuk penyebab DBD. (Enceng/R7/HR-Online)

Loading...