Apa Arti Fetish yang Trending di Twitter ‘Gilang Fetish Kain Jarik’

Apa Arti Fetish
Ilustrasi Apa Arti Fetish? Foto: Ist/Net

Apa arti fetish banyak dicari setelah muncul sebuah utas di Twitter yang menceritakan Gilang predator yang memiliki fetish kain jarik.

Adalah akun @m_fikris yang mengunggah cerita dirinya saat diminta membungkus diri dengan kain jarik layaknya pocong oleh mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya yang kemudian dijuluki Gilang Predator.

Awalnya kenal dari Instagram, namun berlanjut ke percakapan WhatsApp sampai akhirnya Fikri dibujuk untuk membungkus dirinya lalu difoto dan divideo. Foto dan videonya dikirim ke Gilang.

Baca Juga: Fetish Kain Jarik Viral di Twitter, Siapa Gilang Predator?

Saat unggahan m_fikris viral, banyak yang mengaku pernah menjadi korbannya. Bahkan disebutkan bahwa Gilang sudah diperingatkan agar tidak mengulangi perbuatannya. Kenyataannya korban baru terus bermunculan.

Apa Arti Fetish dan Ciri-cirinya

Rupanya Gilang memiliki fetish kain jarik. Fetish merupakan keadaan dimana seseorang memiliki hasrat setelah melakukan hal-hal tertentu atau melihat obyek tertentu yang biasanya benda mati atau bagian tubuh selain genital. Hasrat tersebut muncul setelah melihat, memegang, dan melakukan sesuatu.

Jika Anda pernah mendengar orang yang senang mencuri celana dalam di jemuran untuk kemudian dikoleksi, bisa jadi orang tersebut punya fetish tertentu.

Fetish bisa bermacam-macam bentuknya, bisa pada bagian tubuh tertentu pada seseorang, bisa juga pada benda-benda di sekitarnya.

Termasuk salah satunya fetish kain jarik pada Gilang predator. Gilang akan terangsang dan memiliki hasrat apabila korbannya dibungkus dengan kain.

Lalu apa arti fetish bagi seorang laki-laki seperti Gilang? Pelaku umumnya sadar akan kecenderungan anehnya itu. Jika dia tak bisa mengendalikannya maka akan banyak korban berjatuhan.

Fetish bukan hanya dimiliki oleh laki-laki saja, namun perempuan pun bisa mempunyai fetish tertentu. Dalam sebuah penelitian ditunjukkan bahwa sekitar 84 persen laki-laki dan 67 persen perempuan punya fantasi tertentu untuk merangsang hasratnya.

Fantasi tersebut muncul dari imajinasi setelah melihat, merasakan, atau melakukan sesuatu. Misalnya Gilang yang terangsang setelah korbannya terbungkus kain jarik.

Sementara dalam WB MD disebutkan, fetish adalah dorongan hasrat yang muncul ketika seseorang memakai atau memegang benda mati.

Obyek fetish bisa bermacam-macam, mulai dari pakaian, termasuk pakaian dalam, sepatu, dan lainnya. Contohnya Gilang yang memiliki fetish pada korbannya yang dibungkus seperti pocong.

Apa arti fetish selanjutnya ada yang disebut dengan parsialisme, yaitu istilah apabila yang menjadi obyek fetish adalah bagian tubuh tertentu. Misalnya seseorang yang terangsang dan tidak bisa menahan hasratnya setelah melihat kaki, mata, atau bagian tubuh lainnya selain bagian genital.

Fetish bisa berlanjut menjadi sebuah fetish disorder atau gangguan fetish. Hal itu terjadi apabila seseorang dengan fetish tertentu memiliki ketergantungan yang terus menerus terhadap obyeknya.

Fetish disorder terjadi ketika seseorang tidak bisa terangsang apabila tidak bersama obyek fetish. Fetish disorder dan parsialisme kemudian disatukan dalam istilah fetisisme.

Seseorang terangsang karena benda-benda tertentu ataupun bagian tubuh tertentu sebenarnya wajar dan hanya dikatakan sebagai orang yang memiliki fetish.

Namun apabila timbul ketergantungan bahkan sampai mencuri celana dalam atau seperti kasus Gilang mencari korban untuk dibungkus, maka sudah masuk sebagai fetish disorder.

Obyek Fetish

Setelah tahu apa arti fetish, selanjutnya perlu juga mengetahui apa saja benda yang jadi obyek fetish? Benda-benda yang menjadi obyek fetish, misalnya pakaian dalam, sarung tangan, alas kaki, dan barang-barang dari karet.

Ada juga yang menjadikan pakaian dari kulit sebagai obyek fetish dan membuat seseorang memiliki hasrat. Bahkan ada kasus dimana seseorang memiliki fetish sandal jepit. Hasrat tersebut mendorongnya untuk mengoleksi sandal jepit bekas guna kepuasaan dirinya.

Selain pakaian, bagian tubuh tertentu selain bagian genital juga bisa jadi obyek fetish. Misalnya kaki, tangan, mata, leher, dan sebagainya. Seorang yang memiliki fetish pada kaki, akan merasa terangsang hanya dengan melihat kaki seseorang.

Ada juga yang hanya dengan melihat foto benda tertentu seseorang bisa memiliki hasrat dan terangsang. Kasus Gilang yang mengoleksi foto korban-korbannya yang sedang dibungkus kain seperti pocong bisa jadi contoh.

Meskipun begitu, banyak juga yang fetishnya tidak cukup hanya melihat gambar atau foto dari obyek fetishnya. Kebanyakan lebih suka memegang, menggosok atau mencium langsung benda obyek fetish untuk membuatnya semakin bergairah.

Seorang yang mengalami fetish disorder ataupun fetisisme biasanya suka mengoleksi benda-benda yang menjadi obyek fetishnya. Ini bisa menjelaskan kenapa ada laki-laki yang senang mengoleksi celana dalam bekas yang dicurinya dari jemuran.

Sementara dalam Psychology Today disebutkan, fetish disorder umumnya dialami oleh laki-laki. Sangat sedikit wanita yang menderita fetish disorder.

Apa arti fetish dan ciri-cirinya sudah Anda ketahui. Punya dorongan hasrat setelah melihat benda-benda tertentu sebenarnya wajar, namun jika timbul ketergantungan maka yang terjadi seperti halnya kasus Gilang ‘Fetish Kain Jarik’ yang tengah viral di Twitter. (Ndu/R7/HR-Online)