LSI: Banyak Warga yang Tak Tahu Pelaksanaan Pilkada Pangandaran

Pelaksanaan Pilkada Pangandaran
Ilustrasi Pilkada Pangandaran

Pilkada Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Calon bupati-wakil bupati Pangandaran, Jawa Barat, diingatkan agar lebih intens bertatap muka langsung dengan masyarakat. Selain untuk meraih dukungan, juga untuk membantu menyosialisasikan pelaksanaan Pilkada Pangandaran yang akan dihelat pada 9 Desember mendatang.

Sebab, dari hasil survei Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA yang dilakukan pada 5-10 Juli 2020, terdapat temuan yang mengejutkan. Dimana dari 440 responden yang dilakukan wawancara tatap muka, hanya 9,3% yang mengaku tahu dan menjawab tepat tanggal serta bulan pelaksanaan Pilkada, yaitu 9 Desember 2020.

Baca juga: Survei Pilkada Pangandaran 2020, LSI: Elektabilitas Jeje Masih Perkasa

“Berarti ini sebuah gambaran bahwa mayoritas masyarakat belum mengetahui pelaksanaan Pilkada Pangandaran. Hal ini tentu sebuah pekerjaan besar bagi pasangan calon yang akan bertarung di pilkada agar lebih rajin turun langsung ke masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network Denny JA, Toto Izul Fatah, saat menggelar konferensi pers, melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (18/07/2020).

Harus Gencar Sosialisasi Pelaksanaan Pilkada Pangandaran

Selain pasangan calon, lanjut Toto, penyelenggaran Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat harus lebih gencar lagi melakukan sosialisasi. Karena salah satu suksesnya pelaksanaan pemilu diukur dari sebarapa tinggi tingkat partisipasi masyarakat yang memberikan hak pilihnya.

“Rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada Pangandaran harus menjadi catatan dan evaluasi bersama, khususnya untuk KPU,” ungkapnya.

Menurut Toto, ketika pihaknya melakukan survei dan melakukan wawancara tatap muka dengan 440 responden, diketahui hanya 9,3% yang tahu serta menjawab tepat tanggal dan bulan pelaksanaan Pilkada Pangandaran, yaitu tanggal 9 bulan Desember dan tahun 2020.

Selebihnya sekitar 78,7% responden menjawab tidak tahu, tidak menjawab dan ada juga yang salah menjawab ketika ditanya kapan pelaksanaan Pilkada Pangandaran.

Sebelumnya, Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA merilis hasil survei Pilkada Pangandaran. Dalam hasil survei tersebut menyebut elektebiitas calon bupati Pangandaran incumbent, Jeje Wiradinata, berada di urutan pertama dan unggul jauh dari kandidat calon bupati lainnya.

Hasil survei ini menunjukan bahwa kekuatan Jeje Wiradinata dalam menghadapi Pilkada Pangandaran masih perkasa. Dengan begitu Jeje diprediksi akan mulus memenangkan pertarungan pilkada Pangandaran.

Jeje sendiri memiliki elektabilitas 73,0 persen. Sementara elektablitas rivalnya Adang Hadari hanya 23,0%. Ketika dilakukan simulasi dengan mempasangkan Jeje Wiradinata dengan Ujang Endin pun masih unggul telak.

Hasil survei LSI ini menyebutkan pasangan Jeje- Ujang Endin unggul 67,7%. Sementara pasangan rivalnya Adang Hadari- Supratman 26,8%. Sedangkan suara swing voter atau belum menentukan pilihan sebesar 5,5%. Seperti diketahui dalam konstelasi Pilkada Pangandaran sudah dipastikan akan diikuti oleh dua pasangan calon atau head to head.

Survei ini digelar pada 5-10 Juli 2020. Survei yang digunakan yaitu dengan cara wawancara tatap muka dengan metoda sampling multistage random. Dalam survei ini melibatkan 440 responden dengan margin of error 4,8%. (R2/HR-Online)

Loading...