Meningkatkan Hormon Testosteron Secara Alami, Begini Caranya

Meningkatkan hormon tertosteron secara alami. Foto: Net/Ist.
Meningkatkan hormon tertosteron secara alami. Foto: Net/Ist.

Meningkatkan hormon testosteron secara alami bisa Anda lakukan, baik dengan cara beraktifitas fisik maupun melalui konsumsi makanan sehat dan vitamin. Hormon testosteron memiliki fungsi krusial bagi kesehatan pria, bahkan juga wanita.

Jika kadar hormon tersebut turun, maka risiko kesehatan bakal menghantui kaum pria, dari masalah obesitas hingga penyakit jantung.

Hormon testosteron perlu ditingkatkan supaya kadarnya bisa tetap sehat, dan untuk meningkatkannya dapat dilakukan dengan cara-cara alami. Seperti dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini 7 cara alami yang bisa Anda lakukan.

Meningkatkan Hormon Testosteron Secara Alami

Konsumsi Protein, Lemak Sehat, dan Karbohidrat

Pola makan berpengaruh besar terhadap kadar hormon testosteron maupun hormon lainnya, sehingga kadar tersebut perlu dijaga.

Untuk menjaganya, konsumsi makanan yang menjadi sumber protein. Lemak sehat dan karbohidrat juga berperan dalam mengendalikan hormon testosteron.

Bahkan, karbohidrat bisa mengoptimalkan kadar yang dibutuhkan pria selama melakukan latihan ketahanan.

Beraktivitas Fisik

Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan hormon testosteron secara alami. Selain itu, mengangkat beban juga bisa membuat kadar hormon tersebut meningkat.

Sebuah studi yang diterbitkan European Journal of Applied Physiology, mengungkap bahwa, pria yang melakukan olahraga dengan teratur punya level testosteron tinggi.

Melatih ketahanan, termasuk angkat beban juga menjadi salah satu aktivitas fisik paling baik untuk membantu meningkatkan kadar testosteron.

Selai itu, melakukan latihan interval dengan intensitas tinggi pun dilaporkan sangat efektif. Meski olahraga yang dilakukan secara umum, tapi tetap bisa membantu.

Kendalikan Stres

Meningkatkan hormon testosteron secara alami yang berikutnya adalah menjaga kesehatan psikologis. Karena, kesehatan psikologis diyakini berkaitan erat dengan kadar tersebut.

Ketika seseorang mengalami stres, hal ini bisa menimbulkan hormon stres atau hormon kortisol naik. Kondisi seperti itu akan berpengaruh terhadap turunnya testosteron. Hubungan kedua hormon tersebut dilaporkan berlawanan.

Selain itu, kenaikan kortisol dan stres juga berkaitan dengan meningkatnya asupan kalori yang memicu naiknya lemak tubuh dan berat badan. Kondisi seperti ini juga bisa menurunkan kadar hormon testosteron.

Ada banyak cara untuk mengendalikan stres, seperti tidur yang cukup, melakukan olahraga, dan mencari hiburan agar Anda bisa merasa lebih gembira. Jangan lupa, konsumsi makanan untuh, kemudian hindari mengonsumsi makanan olahan.

Cukupi Kebutuhan Vitamin D

Mencukupi asupan vitamin D juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan hormon testosteron secara alami. Diketahui vitamin D sangat berkontribusi baik bagi sistem imun.

Vitamin D juga dilaporkan punya peran terhadap kadar testosteron yang sehat. Dengan mengalokasikan waktu untuk berjemur bisa menjadi cara dalam mencukupi asupan vitamin D.

Waktu Tidur yang Cukup

Memiliki waktu tidur cukup sangat vital guna menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Termasuk untuk meningkatkan hormon tertosteron secara alami.

Dalam sebuah penelitian, pria yang memiliki waktu tidur dalam satu malam hanya 5 jam dikaitkan dengan turunnya hormon testosteron sampai 5 persen.

Namun sebaliknya, memiliki tambahan waktu tidur dilaporkan dapat membantu meningkatkan kadar testosteron rata-rata hingga 15 persen.

Oleh karena itu, disarankan Anda memiliki waktu tidur setiap malamnya selama 7 sampai 10 jam. Hal itu agar tubuh bisa tetap sehat, dan kadar normal testosteron bisa terjaga.

Konsumsi Tanaman Penambah Testosteron

Meskipun masih memerlukan riset lanjutan, beberapa tanaman herbal juga dikaitkan dengan meningkatnya hormon testosteron.

Dengan begitu, mengonsumsi tanaman herbal juga bisa dijadikan cara untuk meningkatkan hormon testosteron secara alami.

Salah satu jenis tanaman herbal yang berkaitan dengan vitalitas kaum pria adalah ashwagandha. Seperti disebutkan dalam sebuah riset yang diterbitkan Evidence-based Complementary and Alternative Medicine.

Baca Juga : Hai Pria, Ereksi Tunjukkan Kondisi Kesehatan Tubuh Kamu Lho!

Studi tersebut mengungkap bahwa ashwagandha bisa membantu meningkatkan hormon testosteron hingga 17 persen. Selain itu, jumlah sperma juga dapat meningkat hingga 167 persen.

Kemudian, untuk jenias herbal lainnya yang memiliki manfaat serupa tapi mudah dicari adalah suplemen ekstrak jahe.

Beberapa studi yang dilakukan terhadap hewan melaporkan, tanaman herbal jenis jahe berpotensi meningkatkan kadar testosteron. Termasuk juga tongkat ali, shilajit, dan horny goat weed.

Namun, karena hal tersebut masih diujicobakan terhadap hewan, sehingga penelitian lanjutan terhadap manusia perlu dilakukan. Ini diperlukan guna mengonfirmasikan mengenai manfaat suplemen dari herbal tersebut.

Diskusikan dengan Dokter Terkait Suplemen Tertentu

Selain mendukupi kebutuhan vitamin D, sejumlah suplemen nutrisi lainnya juga diyakini dapat membantu meningkatkan kadar hormon testosteron secara alami.

Adapun vitamin dan mineral yang berkaitan dengan kadar hormon testosteron sehat yaitu zinc, vitamin A, vitamin B, sampai vitamin E.

Dari semua semua nutrisi tersebut di atas, zinc dan vitamin D menjadi suplemen paling membantu dalam meningkatkan kadar hormon testosteron.

Namun, sebelum mengonsumsi asupan suplemen tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Sehingga bisa tahu cocok tidaknya suplemen tersebut dengan kesehatan tubuh Anda.

Meningkatkan hormon testosteron dapat dilakukan secara alami. Terpenting kuncinya selalu menerapkan gaya hidup sehat. Salah satunya mengonsumsi makanan sehat, melakukan olahraga, serta waktu tidur cukup.

Jika Anda sudah menjalani cara tersebut di atas, tapi masih tetap mengalami rendah testosteron, misalnya air mani berkurang, atau susah ereksi. Bahkan, sampai mengecilnya ukuran testis, sebaiknya segera periksakan ke dokter. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...