Kenali Gejala Batu Empedu Sejak Dini Sebelum Menimbulkan Komplikasi

Gejala batu empedu
Ilustrasi gejala batu empedu

Pernah merasakan gejala batu empedu? Gangguan tersumbatnya saluran empedu ini akan menimbulkan rasa nyeri di sekitar perut. Khususnya perut bagian kanan atas atau tengah. Rasa sakit akibat penyakit batu empedu bisa datang tiba-tiba.

Batu empedu adalah suatu padatan yang terbentuk dalam kantung empedu. Padatan ini bukanlah batu melainkan benda padat yang terdiri dari kolesterol, garam empedu, bilirubin, maupun cairan buangan lainnya yang mengeras.

Terbentuknya padatan ini akan menghalangi saluran empedu ke bagian usus. Hal ini yang memicu munculnya rasa nyeri yang sangat. Bahkan tak jarang juga diikuti dengan rasa mual dan seperti ingin muntah.

Sebelum terbentuknya batuan padat ini, gejala batu empedu biasanya belum muncul. Bahkan pada awal-awal terbentuknya batu empedu biasanya tidak segera timbulnya rasa nyeri.

Terbentuknya batu empedu harus segera diatasi. Jika kondisi ini dibiarkan bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Selain akan menyebabkan terjadinya peradangan, kondisi ini juga bisa memicu kanker kantong empedu.

Ini Dia Gejala Batu Empedu

Batu empedu terbentuk secara bertahap dari kecil hingga makin lama semakin membesar. Saat batu ini masih kecil mungkin belum akan menimbulkan gejala. Gejala batu empedu baru terasa saat saluran empedu mulai terganggu.

Mengenal tanda atau ciri terbentuknya batu empedu sangat penting. Selain mencegah komplikasi, batu empedu tidak sulit dihilangkan. Nah, berikut ini berbagai gejala yang sebaiknya diwaspadai.

Nyeri pada Perut Kanan Atas

Nyeri yang dirasakan pada sekitar perut, khususnya di bagian kanan atas merupakan gejala khas dari penyakit ini. Gejala batu empedu ini menandakan batu yang terbentuk telah menghambat saluran empedu.

Gejala ini juga dikenal dengan sebutan kolik bilier. Rasa nyeri ini biasanya akan sangat terasa pada malam hari. Rasa nyeri ini bisa berlangsung hingga beberapa menit. Setelah itu nyeri akan hilang.

Namun rasa nyeri akan semakin berat jika batu empedu dibiarkan dan semakin membesar. Apalagi jika besarnya batu sampai menghambat saluran empedu dan membuat fungsi empedu terganggu.

Nyeri pada Perut Sebelah Kiri

Jika nyeri yang dirasakan berpindah dari perut kanan atas ke bagian perut sebelah kiri, itu memperlihatkan gejala batu empedu yang sudah semakin parah. Terhambatnya saluran empedu bisa merembet ke bagian organ lainnya.

Salah satu organ tubuh yang bisa terganggu akibat batu empedu adalah bagian pankreas. Terhalangnya saluran ke pankreas akan mengganggu proses pencernaan makanan. Karena itu nyeri juga akan muncul di perut sebelah kiri.

Perut Mual dan Muntah

Gejala batu empedu lainnya adalah timbulnya rasa mual atau kembung dalam perut. Bahkan tak jarang yang menyebabkan muntah atau diare yang kronis. Jika tanda ini muncul bisa menandakan kondisi yang sudah parah.

Terbentuknya batu dalam kantung empedu juga bisa menyebabkan terjadinya radang. Jika kondisi peradangan sudah kronis bisa memicu timbulnya jaringan parut dalam kantong empedu.

Timbul Rasa Gatal

Jika badan terasa gatal juga bisa merupakan gejala batu empedu. Rasa gatal-gatal atau pruritus terjadi akibat kantong empedu mengalami peradangan yang kronis.

Rasa gatal ini timbul karena bilirubin yang membentuk batu empedu termasuk jenis zat pruritogen. Kondisi ini juga memperlihatkan batu empedu sudah menghalangi kerja empedu yang perlu segera diatasi.

Timbul Demam

Demam bisa merupakan gejala batu empedu yang memperlihatkan kondisi yang sudah parah. Demam timbul akibat kantong empedu (kolesistitis) yang mengalami infeksi. Infeksi juga bisa terjadi di bagian saluran empedu (kolangitis).

Demam bisa timbul jika kantung empedu pecah atau timbulnya jaringan yang mati. Demam juga bisa terjadi karena peradangan pada pankreas (pankreatitis) atau aliran darah (sepsis) mengalami infeksi.

Itulah berbagai gejala batu empedu yang sebaiknya dikenali dan diwaspadai sejak dini. Apalagi pengobatan batu empedu relatif mudah saat masih kecil. Namun jika terlambat ditangani, ada banyak komplikasi yang berbahaya. (R11/HR-Online)

Loading...