Hujan Meteor Delta Aquariids Menghiasi Langit Malam Disusul Perseid

Hujan Meteor Delta Aquariids
Ilustrasi Hujan Meteor Delta Aquariids. Foto Istimewa

Hujan meteor Delta Aquariids nampaknya akan menghiasi langit Bumi. Tepatnya di akhir bulan Juli hingga Agustus yang belum diketahui kapan puncaknya.

Dilansir dari Earthsky, Delta Aquariids biasanya muncul di pertengahan Juli mulai tanggal 12. Kemudian hingga mencapai rentang di bulan Agustus, tepatnya tanggal 23.

Fenomena Delta Aquariids dikatakan sebagai fenomena yang indah. Selain itu, banyak orang yang ingin menyaksikan keindahan langit malam ini. Puncak dari fenomena hujan meteor ini diperkirakan mulai dari tanggal 27, 28, hingga 29 Juli.

Fenomena Hujan Meteor Delta Aquariids

Memimpikan bisa melihat deretan bintang jatuh merupakan keinginan banyak orang. Apalagi kini hujan meteor tersebut membawa keindahan pada langit malam. Peluang sempurna bisa didapatkan pada minggu ini dimana akan ada fenomena hujan meteor.

Fenomena ini merupakan hujan meteor yang akan menghiasi langit malam. NASA menjelaskan bahwa hujan meteor yang satu ini nampaknya susah untuk dikenali. Terlebih lagi jika muncul bulan, maka tidak akan bisa melihat dengan mata telanjang.

Hujan meteor Delta Aquariids akan terlihat jelas oleh pandangan jika bulan tidak muncul. Hal ini menjadi peluang terbaik untuk melihat keindahan Delta Aquariids di masa puncaknya. Sebagai catatan, Delta Aquariids merupakan meteor yang berasal dari komet 96P/Machholz.

Komet merupakan potongan puing di ruang angkasa yang berinteraksi dengan atmosfer Bumi. Dimana komet 96P/Machholz memiliki periode pendek dan mengorbit Matahari. Jangka waktu yang diperlukan untuk mengorbit Matahari adalah lima tahun sekali.

Donald Maccholz merupakan sang penemu komet Machholz ini di tahun 1986. Komet yang satu ini memiliki inti mencapai 4 mil atau 6,4 kilomter. Diperkirakan bahwa komet Machholz merupakan induk dari meteor Delta Aquariids. Pada masa aphelion (jarak terjauh dari Matahari), Maccholz akan melampaui orbit Jupiter.

Sedangkan ketika perihelion (titik terdekat Matahari), Machholz akan mengayun hingga berada di orbit Merkurius. Komet yang dikenal sebagai 96P Machholz atau induk Delta Aquariids telah melakukan perihelion pada Oktober 2017. Kemudian dilanjutkan dengan hujan meteor Delta Aquariids.

Delta Aquariids akan membawa jumlah meteor mulai dari 10 hingga 20 meteor per jam. Tidak hanya itu saja, hujan Delta Aquariids juga bisa dinikmati di kawasan belahan Bumi Selatan. Bisa juga dinikmati di kawasan lintang utara.

Siapa sangka jika hujan Delta Aquariids tidak datang sendiri. Pada awal Agustus, akan ada Perseid yang menampakkan dirinya di langit malam. Hal ini seperti yang dikutip pada laporan Earthsky. Lalu kapan waktu terbaik untuk melihat hujan Delta Aquariids?

Baca Juga: Hujan Meteor Perseid di Indonesia, Fenomana Alam yang Menarik Diketahui

Fenomena Hujan Meteor Delta Aquariids dan Perseid

Meteor Perseid juga muncul untuk menghiasi langit malam di Bumi. Untuk meteor Delta Aquariids akan lebih baik dilihat setelah tengah malam hingga sebelum fajar. Waktu ini berlaku untuk zona waktu di seluruh dunia. Lalu bagaimana cara membedakan antara meteor Delta Aquariids dan meteor Perseid?

Untuk membedakan kedua meteor ini, maka diperlukan konsep titik radiasi. Dimana meteor Delta Aquariids berada di rasi bintang Aquarius. Konstelasi ini terlihat di bagian Bumi Utara, kemudian melengkung melewati langit Selatan.

Titik pancarannya hampir sejajar dengan bintang skat atau yang disebut dengan Delta Aquarii. Oleh karena itu, nama hujan meteor Delta Aquariids berasal dari nama ini. Berbeda halnya dengan meteor Perseid yang berasal dari konstelasi Perseid. Meteor ini berada di kawasan Timur Laut, kemudian melewati langit Utara.

Meteor ini akan nampak saat tengah malam hingga fajar. Sehingga apabila anda berada di kawasan Bumi Utara, maka bisa melihat meteor Perseid.

Begitupun sebaliknya, jika anda berada di kawasan Bumi Selatan, maka bisa melihat Delta Aquariids. Hal ini diasumsikan berdasarkan kewilayahan dari kedua meteor tersebut.

Meteor Delta Aquariids diperkirakan sedikit lebih gelap dibandingkan dengan Perseid. Untuk itu, keberadaan bulan sangat mempengaruhi tampilan dari meteor Delta Aquariids. Sehingga akan sangat mengesankan jika dapat melihat keindahan meteor Delta Aquariids.

Tahun ini langit memang kaya akan pertunjukan meteor yang sangat indah. Dimana hujan meteor Delta Aquariids akan muncul, kemudian meninggalkan jejak gas terionisasi. Lalu disusul dengan meteor Perseids yang juga melakukan pertunjukan di langit malam gelap. (R10/HR Online)