Hyundai Kona Electric Akan Masuk Indonesia, Kini Terjual 100 Unit Lebih

Hyundai Kona Electric Akan Masuk Indonesia, Kini Terjual 100 Unit Lebih
Hyundai Kona Electric. Foto Istimewa

Hyundai Kona Electric merupakan salah satu crossover listrik pabrikan mobil asal Korea Selatan. Di seluruh dunia bahkan tercatat penjualannya lebih dari 100 ribu unit.

Mobil listrik ini telah memulai debutnya 28 Maret 2018 lalu. 3/4 total penjualannya berasal dari berbagai negara di luar Korea Selatan.

Mobil Kona Electric ini banyak mendapat pujian. Pasalnya, mobil ini hadir dengan mengusung fitur terkemuka di kelasnya. 

Baca juga: Hyundai Santa Fe dengan Wajah Mirip Lexus Jadi Pesaing Pajero Sport

Mobil ini bisa mengisi daya dengan cukup cepat. Disamping itu, mobil ini juga memperoleh banyak penghargaan dari media otomotif dunia.

Crossover nol emisi ini sudah berhasil mencatat sejarah dengan terjualnya sebanyak 100 ribu unit secara global. Data yang telah dirilis oleh Hyundai Korea menyatakan bahwa penjualan kumulatif mencapai 103.719 unit per 30 Juni.

Hyundai Kona Electric Hadir Dalam Dua Versi

Salah satu hal yang menjadikan mobil ini cukup diperhitungkan adalah karena Kona Electric ini memiliki dua versi. Performanya lebih kuat dengan kemasan motor listrik serta tenaga puncak 204 ps atau 150 kw dan torsi 394 Nm. Lengkap dengan baterai lithium 64 kWh.

Kemampuan jelajah yang dimiliki oleh kapasitas baterai tersebut sebesar 482 km. Sementara versi yang kedua telah dilengkapi dengan baterai 39,2 kWH.

Mobil versi kedua ini didukung dengan motor listrik yang memiliki tenaga 134 hp serta torsi 394 Nm. Mobil ini mempunyai kemampuan jelajah hingga 312 km.

Soal pengisian dayanya, baterai 64 kWh dari posisi kosong hingga 80% membutuhkan waktu kurang lebih 54 menit. Teknologi ini menggunakan pengisi daya cepat 100 kW DC atau CCS.

Jika menggunakan soket listrik On Board Charger 7,2 kW, maka pengisian daya Hyundai Kona Electric memerlukan 9 jam 40 menit untuk baterai yang lebih besar. Perlu waktu 6 jam 10 menit juga untuk jenis baterai yang lebih kecil.

Bersiap Masuk ke Indonesia

Berbagai kabar menyeruak mengenai kehadiran Kona Electric di pasar Indonesia. Kabar ini santer terdengar sejak sebulan terakhir ini.

Baca juga: Fitur Hyundai i20 N Terbaru yang Dinamis dan Mencuri Perhatian

Kabar ini berawal dari munculnya foto hasil tangkapan YouTuber otomotif yaitu Bang Koboi. Pihaknya mengaku telah melihat Electric dari Hyundai yang sedang terparkir di salah satu pusat perbelanjaan di daerah Jakarta Selatan.

Saat itu, mobil Kona Electric tersebut tidak sendirian. Bahkan di sampingnya juga terdapat mobil Hyundai model lain.

Berbagai Fitur Canggih yang Dimiliki

Hyundai Kona Electric sudah banyak mendapat pujian karena berbagai fitur terkemuka yang diusungnya. Fitur terkemuka di kelasnya ini adalah kemampuannya mengisi daya dengan cepat.

Disamping itu, mobil ini juga telah mendapat banyak penghargaan dari berbagai media otomotif yang ada di dunia. Melihat kesuksesan dari Kona Electric ini, pabrikan ingin fokus dalam mengembangkan mobilitas tanpa emisi.

Selain itu, juga sudah berencana untuk menjual 560 ribu kendaraan listrik selain model FCEV atau Fuel Cell Vehicle.

Jika kita membahas soal fitur yang dibawanya, Kona Electric telah menggunakan lampu utama dan belakang yang menerapkan teknologi LED.

Mobil ini juga memiliki fitur kenyamanan yang cukup canggih yang bisa menunjang pengemudi. Seperti adanya fitur layar head up display, fitur Apple CarPlay, perangkat nirkabel Qi, serta Android Auto.

Sementara itu, pada fitur keselamatan, Hyundai Kona Electric juga tak kalah menarik. Pasalnya, mobil ini telah mengusung fitur Forward Collision-Avoidance Assist atau FCA. Ada pula fitur LKA atau Lane Keeping Assist.

Dilengkapi dengan High Beam Assist, Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist, Driver Attention Warning, dan Blind Spot Collision

Fitur Pengisian Daya

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mobil ini memiliki fitur pengisian daya cepat. Bila nanti konsumen memiliki Kona Electric Vehicle, maka dapat mengisi daya mobil pada soket listrik perumahan biasa.

Akan tetapi, harus kompatibel dengan kabel ICB atau incable control box. Untuk port pengisian daya mobil ini berada di bagian depan kendaraan. Tepatnya berada di sebelah logo Hyundai.

Kapan Hyundai Masuk ke Indonesia?

Sekedar ramalan dan perkiraan, Hyundai Kona Electric diperkirakan akan melantai di Indonesia dalam waktu dekat. Mobil ini akan hadir pada kuartal ketiga atau paling lama di akhir 2020.

Sementara itu, soal harganya, kemungkinan tak akan jauh berbeda dari Ioniq di Indonesia. Ioniq sendiri merupakan salah satu mobil Hyundai berbasis baterai yang telah beredar di Indonesia.

Mobil listrik ini telah dibawa langsung dalam bentuk utuh dari Korea Selatan. Meski memang sampai saat ini belum dipasarkan secara massal.

Bagaimana pula nanti dengan Hyundai Kona Electric? Kita tunggu saja apakah mobil ini akan dipasarkan massal di Indonesia atau masih sama seperti Hyundai Ioniq. (R10/HR-Online)