Ikan Lamprey Laut Penghisap Darah, Ikan Vampir Sekaligus Fosil Hidup

Ikan Lamprey Laut Penghisap Darah
Ilustrasi Ikan Lamprey Laut Penghisap Darah. Foto Istimewa

Ikan Lamprey laut penghisap darah memiliki nama ilmiah Petromyzon Marinus. Ikan ini dikenal dengan sebutan vampir karena dapat menghisap darah. Hal ini membuat ikan Lamprey cukup menakutkan.

Sebutan ikan vampir ini tidak hanya didasarkan pada klasifikasinya yang menghisap darah. Tetapi juga bentuk tubuhnya yang tidak biasa. Jika dilihat secara bentuknya, ikan ini tampak seperti belut.

Bahkan melihat pertama kali pastinya mengira bahwa hewan ini adalah belut. Namun Lamprey masuk dalam kategori ikan yang unil sekaligus menakutkan. Giginya begitu tajam dan bergerigi dan memiliki tubuh memanjang.

Baca Juga: Penemuan Fosil Ikan Purba di Rusia Mengejutkan Ilmuwan, Ini Alasannya

Ikan Lamprey Laut Penghisap Darah Hidup Sebagai Parasit

Habitat yang ada di laut juga memiliki keberagaman seperti habitat yang ada di darat. Namun jenis dan klasifikasi antara habitat darat dan laut berbeda. Misalnya ikan yang ada di laut yang memiliki ciri tersendiri.

Seperti ikan Lamprey yang sangat berbeda dengan ikan lainnya. Ikan ini sangat menakutkan dan hidup sebagai parasit. Makanannya adalah darah ikan lainnya.

Sehingga kemungkinan besar ikan Lamprey telah menghisap banyak darah ikan lainnya. Cara hidup seperti parasit ini sebenarnya bagian dari ekosistem laut. Para peneliti menyebutkan bahwa ikan Lamprey tidak terlalu merugikan habitat ikan lainnya.

Justru adanya ikan Lamprey membuat ekosistem laut terus berjalan. Ikan Lamprey laut penghisap darah biasanya akan menggali bagian bawah sedimen dasar sungai. Hal yang dilakukan adalah menyaring makanan pada organisme mati.

Setelah itu, ikan Lamprey akan menuju samudera dan menggantungkan hidupnya sebagai parasit. Ikan Lamprey sendiri juga mengalami pertumbuhan. Ketika masih usia dini,  ikan Lamprey belum naik ke samudera.

Tetapi setelah remaja dan dewasa, ikan Lamprey mulai menghisap darah ikan lainnya. Contohnya paus yang juga menjadi sumber makanan bagi ikan Lamprey. Ikan Lamprey akan mengikuti dan menjadi parasit bagi paus.

Ikan Lamprey tidak hanya hidup sebagai parasit tetapi juga berkonstribusi pada lingkungannya. Hal ini juga disampaikan oleh Agensi kelautan Vermont Fish & Wildfile.

Pertumbuhan ikan Lamprey juga akan mengalami kematian. Dimana ikan Lamprey nantinya akan kembali ke air tawar untuk berkembang biak dengan cara bertelur. Setelah itu, sejumlah ikan Lamprey akan mati.

Selepas mati, ikan Lamprey akan mengalami dekomposisi. Tubuh ikan Lamprey yang sudah mati nantinya membantu proses daur ulang unsur hara. Sehingga ekosistem sungai semakin terjaga.

Ikan Lamprey laut penghisap darah nyatanya tidak menyerang manusia. Terkadang yang ditakuti sebenarnya aman. Namun ikan ini harus dibiarkan sendiri. Dengan begitu habitatnya terasa tidak terganggu.

Agensi Kelautan Vermont Fish & Wildlife juga mengungkapkan hal serupa. Manusia tidak perlu takut akan keberadaan ikan Lamprey di lautan. Hal ini dikarenakan ikan Lamprey hanya menghisap habitat ikan di lautan.

Menariknya, ikan Lamprey tidak akan menjadi parasit ketika sedang bertelur. Sehinggan untuk orang-orang yang tinggal didekat kawasan laut tempat tinggal Lamprey tidak perlu khawatir. Terlebih lagi jika ikan Lamprey sudah menjadi bangkai.

Fakta Ikan Lamprey Laut Penghisap Darah

Setelah diteliti lebih lanjut ternyata ikan Lamprey telah hidup.lebih dari 200 juta tahun yang lalu. Secara tidak langsung hal ini memberikan pengertian bahwa ikan Lamprey lebih tua dibandingkan Dinosaurus.

Populasi ikan Lamprey sendiri memang tidak begitu banyak. Bahkan hanya ada di beberapa kawasan tertentu. Jarang sekali ditemukan ikan Lamprey di laut lepas.

Ikan Lamprey untuk usia dewasa memiliki panjang sekitar 1,2 meter. Kemudian beratnya mencapai 2,3 kilogram. Cukup besar untuk seukuran ikan.

Fakta menarik dari ikan Lamprey laut penghisap darah adalah tempat hidupnya. Meski dikatakan jarang ditemukan namun ikan Lamprey bisa hidup diseluruh wilayah perairan tawar kecuali perairan Afrika.

Ikan Lamprey juga bisa hidup di bawah iklim tropis dan subtropis. Bahkan ikan ini juga bisa dijumpai di kawasan laut lepas dan juga pantai. Sikluas hidup dari ikan Lamprey seringkali disebut dengan anadromus.

Fakta selanjutnya adalah ikan Lamprey juga mengalami musim kawin. Dimana musim tersebut bermula di bulan Maret sampai Juni. Lalu akan melakukan migrasi ke sungai.

Ikan Lamprey ini memang memiliki visual yang menakutkan pada bagian moncongnya. Dimana gigi-gigi tajam tersusun sebagai penghisap. Tak heran jika banyak orang menyebutkan bahwa hewan ini menyeramkan.

Ikan Lamprey laut penghisap darah juga dikenal sebagai fosil hidup. Dimana usia 200 juta tahun bukanlah masa sebentar untuk hidup. Bisa dikatakan bahwa hewan ini selamat dari meteor yang menimpa Bumi jutaan tahun lalu.

Loading...