Jenis Busi Motor Bervariasi Lengkap dengan Fungsinya

jenis busi motor
Ilustrasi Jenis Busi Motor. Foto: Istimewa

Jenis busi motor bermacam-macam dan memiliki umur pakai yang tidak sama. Komponen dalam motor banyak dan fungsinya pun beragam. Semua komponen berkesinambungan dalam kinerja mesin motor.

Salah satu yang menjadi kebutuhan vital kendaraan yaitu busi motor. Komponen ini memiliki fungsi sebagai sistem keapian. Busi dirancang untuk melakukan pengapian dalam jangka waktu tertentu.

Jadi, busi butuh diganti segera jika sudah aus. Sebaiknya lakukan perawatan secara rutin kendaraan anda, termasuk busi motor. Meski kecil, namun peran busi benar-benar besar.

Jenis busi cukup beragam sehingga anda perlu memilih sesuai kebutuhan kendaraan. Busi yang tepat pada kendaraan akan memberikan performa mesin lebih baik.

Jenis Busi Motor dan Fungsinya

Busi termasuk komponen penting pada bagian pengapian. Fungsi busi secara umum yaitu untuk dapat menghasilkan percikan api yang digunakan untuk membakar bahan bakar.

Kemudian udara bercampur bahan bakar di dalam silinder yang akhirnya menghasilkan kompresi pada siklus mesin. Agar anda tidak salah memilih busi motor, sebaiknya kenali dulu jenisnya.

Busi Standar (Cooper)

Jenis busi motor yang pertama yaitu standar atau tembaga yang banyak ditemui. Jenis yang satu ini memiliki elektroda berbahan tembaga. Dengan bahan ini, tentu saja jenis busi cooper sangat tangguh dan berkualitas.

Ukuran diameter busi standar kurang lebih 2,5 mm. Busi ini termasuk tipe bawaan pabrik kebanyakan motor pada umumnya. Tak heran jika tak sedikit pemilik motor yang memilih untuk menggunakan busi ini.

Baca Juga : Cara Memilih Ban Motor yang Tepat Sesuai Kebutuhan Kendaraan

Umumnya pemakaian busi standar memiliki umur pemakaian bervariasi tergantung mesin dan pemakaian. Alangkah baiknya jika pada km pemakaian 20.000 km busi perlu diganti.

Busi Resitor

Jika dilihat dari fisiknya, jenis busi ini memiliki logo R latin di bagian bodinya. Namun, logo ini masih disalahartikan oleh kebanyakan orang jika R berarti racing.

Padahal arti dari logo tersebut adalah resistor. Jenis busi resistor pada dasarnya sama dengan busi standar. Kode R pada resistor menunjukkan bahwa komponen ini sudah lengkap.

Fungsinya untuk melindungi perangkat elektronik digital seperti spedometer. Sehingga dapat mencegah aliran listrik secara berlebihan saat pengapian. Jenis busi motor ini biasa digunakan pada mesin EFI dengan kelengkapan ECU.

Platinum

Selain beberapa jenis busi diatas, masih ada jenis busi lainnya yang juga tak kalah menarik untuk diketahui. Adapun jenis busi yang lainnya ini disebut dengan busi platinum.

Perlu untuk anda ketahui, busi ini memiliki perbedaan dari busi standar. Dimana perbedaan ini bisa diketahui pada elektroda yang dimilikinya.

Elektroda busi jenis ini menggunakan platinum dengan tujuan agar lebih awet. Bahan nikel di bagian ujung elektroda memiliki fungsi mengurangi radiasi panas dari mesin.

Busi platinum mampu bertahan hingga pemakaian 30 km, namun harganya lebih mahal dari jenis yang lain. Bagi anda yang suka aktivitas touring, pilihan tepat menggunakan jenis busi motor ini.

Iridium

Jenis busi yang satu ini cocok digunakan untuk jenis kendaraan bermesin di atas 150 cc. Ciri fisik yang bisa terlihat terletak pada elektrodanya yang terbuat dari nikel.

Sedangkan pada bagian center elektrodanya terbuat dari iridium allow warna platinum buram. Ukuran diameternya yaitu 0,6 mm-0,8 mm dan mampu bertahan 50 ribu-70 ribu km.

Racing

Jenis busi motor yang terakhir yaitu racing. Busi ini dirancang untuk menghasilkan performa secara maksimal. Sehingga tidak menimbulkan panas yang berlebihan.

Di bagian elektroda dibuat meruncing dengan perpaduan beberapa logam. Sehingga daya hantar listriknya cukup kuat dengan ketahanan yang tangguh.

Tak bisa dipungkiri bahwa kualitas jenis busi yang satu ini tak dapat diremehkan. Jenis busi ini pun bisa menjadi salah satu pilihan untuk anda.

Sayangnya, dengan performanya, busi racing hanya memiliki umur yang pendek. Seperti namanya, jenis komponen ini digunakan untuk keperluan racing. Hal ini wajar saja karena setiap ada kelebihan pasti ada kekurangan. Namun, tetap saja busi ini berkualitas.

Komponen di bagian motor cukup beragam, salah satunya yaitu busi. Banyak jenis busi pada kendaraan bermotor. Hal ini dikarenakan jenis busi memiliki fungsi masing masing. Kenali jenis busi motor untuk mendapatkan performa yang bagus pada kendaraan. (R10/HR-Online)

Loading...