Kapan Shockbreaker Motor Harus Diganti, Ketahui Gejalanya

Kapan Sockbreaker Motor Harus Diganti, Ketahui Gejalanya
Kapan Sockbreaker Motor Harus Diganti. Foto: Istimewa

Kapan shockbreaker motor harus diganti? Anda perlu tahu itu. Sebagian besar orang mengetahui fungsi shockbreaker hanya satu.

Baca Juga: Penyebab Motor Brebet Ketika Digas yang Sering Diabaikan

Shockbreker pada motor memiliki peranan sebagai peredam getaran. Namun, kenyataannya komponen motor ini memiliki fungsi lain.

Shockbreaker juga berfungsi untuk menjaga kestabilan agar roda selalu kontak dengan kondisi jalan. Jika hal ini terjadi, anda akan lebih mudah dalam mengendalikan motor dengan stabil.

Komponen yang satu ini memiliki peranan yang penting untuk kenyamanan pengendara. Seringnya digunakan, setiap komponen kendaraan dibutuhkan perawatan secara rutin.

Begitu juga dengan shockbreaker, perawatannya dengan mengganti oli yang terdapat pada lubang. Sebaiknya anda perlu tahu kapan shockbreaker harus diganti.

Jika anda merawatnya dengan rutin dan benar, usia pergantian shockbreaker bisa bertahan cukup lama. Begitu pula sebaliknya, karena peranannya yang sering terpakai jika tidak dirawat akan mudah rusak. 

Kapan Shockbreaker Motor Harus Diganti?

Shockbreaker merupakan salah satu komponen sepeda motor yang berfungsi sebagai peredam kejut atau getaran. Peredam kejut ini dihasilkan saat motor dikendarai.

Kondisi komponen ini berada di bagian belakang perlu diperhatikan perawatannya dengan baik. Shockbreaker masuk dalam kategori komponen slow moving.

Artinya masa pemakaiannya bisa bertahan cukup lama, tidak seperti oli atau kampas rem yang lebih cepat diganti. Shockbreaker memiliki masa pemakaian tergantung medan yang dilewati.

Lama usia sockbreaker perlu diganti yaitu kurang lebih 2-3 tahun. Jika sudah lebih dari masa itu, sebaiknya segera diganti. Lantas kapan shockbreaker motor harus diganti? Ada beberapa ciri shockbreaker perlu ganti oli, diantaranya:

Pertama

Mengetahui kondisi shockbreaker butuh ganti oli yaitu dengan menekan setang motor ke bawah. Perhatikan komponen tersebut. Jika kembalinya cepat, artinya komponen minta diganti. Jika komponen tersebut setelah ditekan kembali dengan pelan-pelan, berarti masih ada kompresi.

Kedua

Selanjutnya, perhatikan seal shock bagian depan motor anda. Jika ada rembesan oli, berarti seal sock perlu diganti.

Jika sudah diketahui namun tidak segera diganti, maka pantulan bagian sock depan akan terasa lebih keras. Hal ini terjadi karena oli shock yang ada di tabung berkurang volumenya.

Ketiga

Agar dapat mengetahui kapan shockbreaker motor harus diganti, bisa juga dilakukan dengan mengendarainya di jalan yang terjal. Saat itu anda bisa langsung rasakan apakah pantulan yang terjadi terasa banyak atau sedikit.

Semakin sering terjadi pantulan, maka pertanda shockbreaker minta diganti. Sebab, jika komponen tersebut masih berfungsi dengan baik, akan lebih mampu meredam kejutan.

Pengecekan Kapan Shockbreaker Harus Diganti dengan 2 Metode

Selain dengan mengetahui gejala yang timbul saat shockbreaker harus ganti oli, berikut ini ada cara untuk mengecek kondisinya. Sebaiknya jika komponen ini sudah terpakai kurang lebih 2-3 tahun, dicek dengan teliti.

Luangkan waktu untuk mengecek komponen redam kejut pada motor anda. Ada dua metode untuk mengecek kondisi sockbreaker yang rusak.

Melihat Secara Langsung

Langkah yang bisa anda lakukan untuk tahu kapan shockbreaker motor harus diganti, yaitu dengan cek secara langsung. Lihat dengan jelas apakah shockbreaker di bagian belakang khususnya pada tabung terdapat rembesan oli atau tidak.

Jika hal ini terjadi, maka waktu yang tepat untuk mengganti sockbreaker motor anda. Sebenarnya mengecek secara langsung tidak memberi kemungkinan jika kondisinya benar-benar buruk.

Akan tetapi, hal ini bisa menjadi peringatan bahwa shockbreaker motor anda sudah tidak berfungsi secara sempurna.

Tes Langsung Kondisi Sockbreaker

Jika anda kurang yakin hanya dengan melihat kondisi sockbreaker, sebaiknya cek secara langsung. Kendarai motor anda dengan berboncengan agar bisa sangat terasa.

Untuk tahu kapan shockbreaker motor harus diganti, rasakan bantingan shockbreaker bagian belakang. Jika gaya balik terasa terlalu mantul-mantul itu, bertanda kebocoran oli sudah semakin parah.

Hal ini terjadi karena hanya ulir per bekerja sendiri sebagai pegas. Sedangkan tabung as yang tadinya bekerja sama sudah tidak mampu berfungsi lagi.

Pemakaian shockbreaker tidak memiliki patokan kapan harus diganti. Namun, jika perawatannya dijaga secara rutin, akan memperpanjang umur pemakaian.

Sebenarnya perawatan shockbreaker cukup mudah. Bersihkan secara rutin komponen dari debu, kotoran, lumpur, maupun zat lain.

Setelah shockbreaker riding dan terkena hujan, sebaiknya segera bersihkan. Ketahui kapan shockbreaker motor harus diganti agar berfungsi dengan baik. (R10/HR-Online)

Loading...