Kerajaan Gaib di Indonesia yang Melegenda dan Seram

Kerajaan Gaib
Ilustrasi beberapa kerajaan gaib yang ada di Indonesia. Foto: Net/Ist

Kerajaan gaib di Indonesia menjadi salah satu yang masih dipercaya keberadaannya. Kerajaan tak kasat mata ini konon masih eksis hingga sekarang.

Negara Indonesia yang memiliki beragam budaya hingga hal yang berbau mistis tidak lepas dari kehidupan masyarakatnya.

Dari berbagai daerah yang ada, hampir mempunyai kisah sendiri mengenai hal mistis meski zaman sudah semakin maju.

Kendati demikian, ada beberapa daerah yang mempunyai cerita tentang kerajaan makhluk halus dan dikenal seantero negeri ini.

Bahkan, cerita-cerita yang ada di dalamnya kerap mengundang kontroversi sebagian masyarakat. Walaupun begitu, tradisi lisan ini masih bertahan dan mengakar begitu kuat.

Di sisi lain, adanya kisah tersebut ada yang bertujuan untuk mempertahankan suatu wilayah, melestarikan lingkungan, budaya dan lainnya dari berubahnya zaman yang kian maju.

Baca juga: Cerita Pemindahan Batu Nangtung di Pangandaran, Diangkut Oleh 12 Orang dan Teror Mahluk Gaib

Kerajaan Gaib di Indonesia

Beberapa lokasi yang dipercaya menjadi tempat berkumpulnya makhluk halus ini terkesan seram, mengerikan dan membuat seseorang enggan untuk mendatanginya.

Walaupun demikian, tidak sedikit pula yang memberanikan diri untuk mencari sesuatu yang diyakininya membawa keberuntungan.

Berikut beberapa cerita tentang kerajaan tersembunyi yang terdapat di sejumlah daerah di Indonesia.

Laut Selatan Jawa

Laut selatan Pulau Jawa dikenal ombaknya yang tidak stabil dan terumbu karangnya yang dangkal. Sehingga sejak dulu jarang dilewati kapal-kapal berukuran besar.

Bahkan kondisi ini disebutkan Thomas Stanford Rafles dalam The History Of Java yang ia tulis sejak tahun 1813.

Di sisi lain, masyarakat meyakini keberadaan kerajaan gaib yang dipimpin seorang Ratu dan berkaitan dengan Kerajaan Mataram dan juga merupakan keturunan Prabu Siliwangi.

Dari sekian banyak versi asal-usul cerita ini, mitos yang berkembang adanya negeri tersembunyi yang dipimpin Nyai Roro Kidul, ada beberapa larangan menurut kepercayaan lokal.

Seperti halnya ketika seseorang berkunjung ke pesisir pantai selatan dilarang memakai baju berwarna hijau karena akan menjadi sumber kesialan bagi pemakainya.

Sebab, warna hijau laut itu merupakan kesukaan Nyai Roro Kidul dan tidak ada yang diperbolehkan memakainya. Jika ada, konon bakal dijadikan budak di kerajaan tersebut.

Secara logika, pantangan tersebut muncul karena warna laut selatan yang cenderung hijau membuat orang yang tenggelam dan memakai warna hijau sulit ditemukan.

Alas Purwo Banyuwangi

Sebagai salah satu kawasan hutan lindung di ujung timur Pulau Jawa ini, banyak kisah mistis yang beredar karena adanya kerajaan gaib di sana, bahkan dianggap paling besar di Indonesia.

Lokasi alas purwo seluas 43.420 hektar di Kecamatan Tegaldlimo dan Purwoharjo Banyuwangi ini kerap dijadikan tempat bersemedi, terutama di beberapa gua yang ada di dalamnya.

Konon, banyak orang yang hilang di dalamnya dan tak bisa keluar lantaran memiliki niat jahat dan kotor saat masuk Taman Nasional ini.

Selain itu, saat masuk ke wilayah tersebut pantang menengok ke belakang jika mendengar suara asing dan aneh. Sebab, bakal menjadi malapateka karena dibawa makhluk halus yang memanggilnya.

Kota Wentira

Kawasan hutan belantara yang berada di antara Kota Palu serta Kabupaten Mutong, Sulteng ini dipercaya sebagai kerajaan jin terbesar.

Sebuah tugu berwarna kuning di wilayah tersebut diyakini sebagai gerbang dunia lain menuju Wentira.

Bahkan, di dalam kerajaan gaib ini terdapat banyak harta karun berupa emas serta istana besar yang juga terbuat dari emas murni.

Siapapun yang kebetulan menjumpai negeri tersembunyi ini pantang mengambil emas. Soalnya, nyawa yang dipercaya sebagai taruhannya.

Baca juga: Studi Ungkap Alasan Orang Suka Hal Mistis

Perairan Masalembo

Sebutan segitiga bermuda Indonesia ini adalah garis khayal yang menghubungkan perairan Pulau Bawean Gresik Jatim, Kota Majene Sulbar dan Masalembu Sumenep, Madura.

Rentetan kecelakaan transportasi laut dan udara yang terjadi di sini dikaitkan hal mistis, khususnya raja jin yang menghuni kawasan tersebut.

Apalagi saat badai datang, konon raja jin kerap muncul. Sehingga diyakini merupakan tempat bersemayamnya.

Tidak sedikit pula masyarakat yang percaya agar selamat di lautan tersebut melakukan ritual menyembelih kambing hitam sebagai persembahannya.

Secara ilmiah, perairan ini arusnya sangat kencang lantaran sebagai pertemuan dua arus, dari barat yang memanjang ke laut Jawa dan utara dari Selat Makasar.

Beberapa cerita kerajaan gaib di atas merupakan sebagian dari yang masih berkembang di masyarakat. Walaupun begitu, tentu saja semuanya kembali kepada masing-masing dalam menyikapi kisah tersebut. (Muhafid/R6/HR-Online)

Loading...