Penemuan Mayat Laki-laki Gegerkan Warga Karyamukti Kota Banjar

Korban temu mayat di Desa Karyamuti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR.
Korban temu mayat di Desa Karyamuti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Penemuan mayat laki-laki menggegerkan warga Dusun Cigadung, RT. 14/4, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Mayat tersebut ditemukan di sebuah rumah pada hari Kamis (09/07/2020) sore, sekitar pukul 16.00 WIB. 

Berdasarkan keterangan dari Kepala Desa Karyamuti, Saefulloh, bahwa mayat laki-laki yang diketahui bernama Atang (80), warga Kabupaten Sumedang, pertama kali diketahui oleh anak korban bernama Entin.

Saat ditemukan, korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan posisi tidur terlentang di atas tempat tidur. Beberapa anggota badan sudah terlihat ada yang rusak, terutama pada bagian wajah.

“Tadi sekitar pukul empat sore kejadiannya. Saya dikabari oleh warga, ada temu mayat,” kata Saefulloh, kepada awak media, di lokasi kejadian.

Ia juga menjelaskan, penemuan mayat laki-laki bernama Atang (80), warga Kabupaten Sumedang. Korban baru sekitar tiga bulan tinggal di rumah anaknya di Desa Karyamuti. Hanya saja bagian rumah yang ditempati korban terpisah dengan bangunan rumah yang ditempati anaknya.

Korban datang sudah dalam keadaan sakit. Kebetulan anak yang merawat korban juga kondisinya tidak sehat (ada gangguan). Anaknya menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal.

“Jadi korban bukan warga sini, hanya berada di rumah anaknya dan dibuatkan rumah terpisah. Kebetulan korban datang ke sini juga sudah sakit asma,” terang Saefulloh.

Sementara itu, Kapolsek Pataruman, AKP. Cecep Edi Sulaeman, mengatakan, dari informasi yang diterima pihaknya, diperkirakan korban meninggal sudah tiga hari yang lalu. Karena, sejak saat itu korban tidak terlihat melakukan aktivitas.

Korban diduga meninggal akibat penyakit asma yang dideritanya. Selain itu, saat ditemukan juga tidak ada tanda-tanda kekerasan yang terjadi pada tubuh korban.

“Tadi sudah langsung dilakukan oleh TKP. Termasuk tim medis dari Puskesmas Pataruman 2. Diduga korban meninggal karena penyakit asma yang dideritanya. Saat ini juga sudah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan warga setempat,” kata AKP. Cecep Edi. (Muhlisin/R3/HR-Online) 

Loading...