Beragam Penyebab Susah BAB yang Sering Tak Disadari

Beragam Penyebab Susah BAB yang Sering Tak Disadari
Ilustrasi Susah BAB. Foto:Ist/Net

Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa penyebab susah BAB yang dialaminya justru karena kebiasaannya yang tidak sehat. Karena itu penting mengenali apa saja yang membuat susah BAB atau sembelit.

BAB atau buang air besar merupakan proses alami tubuh dalam membuang sampah dan sisa makanan yang telah mengalami proses pencernaan. Karena itu normalnya BAB dilakukan sebanyak satu hingga tiga kali sehari.

Jika frekuensi buang hajat ini melebihi dari yang normal bisa jadi sedang ada masalah dengan pencernaan. Begitu pun jika berkurang atau malah seharian tidak BAB sebaiknya waspadai adanya gangguan yang sedang terjadi.

Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab susah BAB. Selain karena adanya suatu penyakit atau kondisi medis tertentu, tak jarang kondisi ini juga terjadi karena kebiasaan tak sehat yang dijalaninya.

Baca Juga: Penyebab BAB Berdarah Tak Hanya Karena Wasir, Bisa juga Karena Ini

Faktor Penyebab Susah BAB

Kondisi susah BAB sering juga disebut konstipasi atau sembelit. Kondisi ini tak jarang membuat perut terasa tidak nyaman. Saat kondisi ini terjadi tak jarang mendorong kita untuk mencari cara untuk melancarkan kembali BAB.

Ada yang kemudian mengonsumsi makanan atau minuman agar BAB lancar. Aa juga yang minum obat pencahar yang banyak tersedia di apotek. Padahal penanganan kondisi ini tergantung faktor penyebab susah BAB berikut ini.

1. Tubuh Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi tubuh yang kekurangan cairan karena kurang minum air putih yang cukup. Kondisi ini akan menyebabkan feses menjadi keras dan kering. Akibatnya tidak mau atau sulit untuk dikeluarkan.

Minum air yang cukup bukan saja penting untuk tubuh namun juga dapat mengoptimalkan kerja usus. Karena itu sangat penting menjaga asupan cairan setidaknya minum 2,5 liter air setiap harinya untuk mencegah konstipasi.

2. Kebiasaan Makan Tak Sehat

Penyebab susah BAB dan konstipasi juga bisa karena kurangnya asupan makanan berserat. Makanan ini sangat penting untuk kesehatan sekaligus membuat feses menjadi lebih lembut dan mudah dikeluarkan.

Makanan berserat banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Tak sedikit anak-anak yang sulit makan sayuran mengalami gangguan sembelit. Karena itu ubah kebiasaan makan dengan memperhatikan asupan makanannya.

3. Kerap Menahan BAB

Kebiasaan menahan buang air besar juga bisa menjadi penyebab susah BAB dan sembelit. Kebiasaan ini akan membuat feses yang sudah siap keluar menjadi mengeras dan menjadi kering sehingga sulit dikeluarkan.

Tak sedikit orang yang sering mengabaikan pertanda alami tubuh. Kebiasaan ini sebaiknya segera dihentikan agar tubuh tidak terganggu fungsinya. Termasuk menahan kencing, menahan kentut, menahan lapar, dan lainnya.

4. Gangguan Psikologis

Kondisi psikologis ternyata juga bisa menjadi faktor penyebab susah BAB. Tekanan psikis, stres, trauma, kecemasan, hingga beban kerja yang berlebihan merupakan kondisi psikologis yang bisa berpengaruh ke pencernaan.

Banyaknya hormon serotonin yang diproduksi otak saat sedang stres dapat memicu terjadinya kejang perut. Kondisi ini akan mengganggu kerja usus sehingga memicu terjadinya sembelit dan konstipasi.

5. Konsumsi Obat Pencahar Secara Berlebihan

Obat pencahar memang berfungsi untuk mengatasi gangguan sembelit. Namun jika konsumsinya terlalu berlebihan atau terlalu sering justru bisa menjadi penyebab susah BAB.

Mengonsumsi obat pencahar tidak bisa dilakukan sembarangan. Hal ini biasanya dilakukan orang yang sedang diet atau untuk mencegah kegemukan. Karena itu batasi konsumsi obat ini atau konsultasikan dulu dengan dokter.

6. Kehamilan

Kehamilan juga bisa menyebabkan terjadinya sembelit. Perubahan hormon saat hamil sangat mempengaruhi banyak kondisi tubuh. Tak sedikit kasus susah BAB dialami saat awal masa kehamilan.

Itulah berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab susah BAB dan sembelit. Mengenal pemicu gangguan ini sangat penting agar bisa mencegah terjadinya gangguan konstipasi. Termasuk dengan mengubah pola makan yang lebih sehat. (R11/HR Online)

Loading...