PKL dan Juru Parkir Alun-alun Ciamis Kembali Beraktifitas

PKL dan Juru Parkir Alun-alun Ciamis Kembali Beraktifitas
PKL Alun-alun Ciamis. Foto:Dok HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Setelah kawasan Taman Alun-alun Ciamis bisa dikunjungi warga, maka perekonomian kembali normal, khusunya bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini mangkal di lokasi taman.

Sebelumnya, Taman Alun-alun Camis ditutup sementara akibat pandemic Covid-19, sehingga tidak diperbolehkan ada kegiatan apapun.

Menurut Lopi, salah seorang PKL, ketika ditemui HR, Selasa (30/06/2020), mengatakan, setelah kembali menjajakan dagangan di kawasan taman alun-alun, usahanya kembali mendapatkan hasil. Sebab banyak warga yang datang ke taman dan membeli jajanan ke PKL.

“Waktu Pemerintah Ciamis melarang ada kegiatan berjualan di area taman, karena sedang melakukan penanganan covid-19. Maka kami PKL sepakat ikut aturan pemerintah dan tidak berjualan di kawasan taman. Sebab area tersebut menjadi tempat rawan penyebaran virus corona karena ada kerumunan warga,” ungkapnya.

Lopi melanjutkan, biasanya waktu bulan puasa merupakan kesempatan para PKL di alun-alun untuk maraup keuntungan. Akan tetapi PKL terpaksa tidak bisa berjualan seperti biasa.

Dan sekarang setelah PSBB berakhir, PKL kembali bisa berjualan seperti biasa karena taman sudah bisa dikunjungi warga tanpa ada pembatasan.

Kawasan Alun-alun Ramai Dikunjungi

Menurut dia, semenjak PSBB berakhir, kurang lebih sudah dua minggu, kawasan taman alun-alun ramai dikunjungi warga seperti biasa. Sehingga roda perekonomian PKL kembali berjalan secara normal setelah hampir empat bulan lebih lesu.

“Dengan berakhirnya PSBB, jelas menjadi kegembiraan tersendiri bagi PKL taman alun-alun,” katanya

Disinggung terkait wabah virus corona, Lopi mengatakan, dirinya juga takut saat keluar rumah. Namun selama protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah Ciamis dilaksanakan, maka ketakutan berangsur pulih dengan kepercayaan.

“Selama kita memakai masker dan membersihkan badan, maka kewaspadaan itulah yang kita lakukan,” katanya.

Tidak hanya PKL, keuntungan juga diraup oleh juru parker. Ade, juru parkir, mengatakan, kini lokasi parkirnya setiap hari banyak dipenuhi kendaraan. Dan penghasilan kembali dia dapatkan secara normal, padahal tiga bulan kebelakang penghasilannya tidak menentu.

“Saya ucap syukur alhamdulilah, lapak parkir kembali dapat digunakan warga yang berkunjung ke kawasan taman alun-alun. Sehingga saya bisa menarik uang parkir yang nantinya buat setoran dan juga buat kebutuhan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (es/Koran HR)

Loading...