Riset Baru Penyebab Dinosaurus Punah, Simak Penjelasannya di Sini!

Riset Baru Penyebab Dinosaurus Punah, Simak Penjelasannya Di Sini!
Ilustrasi Riset Baru Penyebab Dinosaurus Punah. Foto Istimewa

Riset baru penyebab dinosaurus punah akhirnya menjawab segala keraguan tentang penyebabnya selama ini.

Memang selama ini masih terjadi perdebatan di antara para ilmuwan tentang kebenaran terjadinya kepunahan hewan purba tersebut.

Baca Juga: Hewan Purba yang Belum Punah Sampai Sekarang, Apa Saja?

Seperti yang diketahui, para ilmuwan menyimpulkan jika kepunahan dinosaurus sejak 66 juta tahun yang lalu adalah akibat dari asteroid atau dampak dari aktivitas vulkanik.

Riset Baru Penyebab Dinosaurus Punah

Setelah bertahun-tahun berkutat pada pemikiran penyebab kepunahan dinosaurus, kini terdapat sebuah studi yang menjawab teori yang sudah lama dipercayai.

Teori lama tersebut menyebutkan jika dinosaurus punah disebabkan oleh masa perubahan iklim yang terjadi berkepanjangan akibat aktivitas vulkanik.

Sementara itu, para ahli yang melakukan studi terbaru mendapatkan teori baru yang melemahkan teori sebelumnya tersebut.

Bukan letusan vulkanik gunung berapi yang besar di kawasan Deccan Traps yang mengakibatkan kepunahan, namun adanya sebuah asteroid yang berukuran sangat besar (seukuran kota).

Baca Juga: Penemuan Fosil Spinosaurus, Dinosaurus Perenang yang Hebat

Peristiwa dihantamnya Bumi oleh asteroid itulah yang menyebabkan Bumi mengalami musim dingin yang ekstrem dan bertahun-tahun.

Dengan adanya musim dingin yang sangat drastis dan ekstrem inilah yang membuat dinosaurus tak bisa hidup lebih lama. Pasalnya, riset baru penyebab dinosaurus punah, dinosaurus tidak cocok jika harus hidup di musim yang dingin dengan periode yang lama.

Perdebatan Antar Ilmuwan

Studi yang dilakukan menyebutkan jika dua mekanisme pembunuhan paling berpotensi tersebut menjadi perdebatan yang sengit dari para ilmuwan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika dua peran mekanisme tersebut adalah peristiwa vulkanik dan dampak asteroid.

Jika menurut Alesandro Chiarenza, ilmuwan peneliti dari departemen ilmu bumi dan teknik pada Imperial College London, dampak asteroidlah yang memiliki kecenderungan sebagai penyebab kepunahan. Asteroid memiliki konsekuensi yang panjang menjadi pendorong penyebab dinosaurus punah.

Dia juga mengatakan jika peran dampak vulkanik tidak mampu atau berperan kecil dalam mempersulit hidup dinosaurus untuk berkembang.

Jika terjadi letusan Deccan Traps, maka akan mengalami pemulihan yang meningkat saat setelah kejadian letusan menyebabkan kepunahan.

Dari dua pendapat riset baru penyebab dinosaurus punah, yakni apakah asteroid yang masuk ke Bumi dan menghantam pantai di Meksiko atau sebuah aktivitas dari gunung berapi di Deccan Traps yang mengeluarkan gas yang dapat mengubah iklim.

Kemudian, para peneliti menggabungkan penanda dari geologis dengan model matematika. Beberapa faktor lingkungan juga mereka gabungkan, seperti suhu, curah hujan, dan setiap spesies dari dinosaurus yang diperlukan untuk berkembang.

Dampak Asteroid

Serangan asteroid mampu meruntuhkan peradaban hewan purba raksasa tersebut. Namun, tidak dengan aktivitas vulkanik, justru akan mengakibatkan peningkatan kesuburan di kawasan di sekitar khatulistiwa.

Para ilmuwan mengembangkan dimensi ekologis di dalam penelitian mereka dengan mengetahui dampak fluktuasi iklim terhadap perubahan ekosistem.

Menurut mereka, asteroid memiliki dampak yang mampu menciptakan iklim yang sulit bagi hewan purba seperti dinosaurus dapat bertahan hidup.

Hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan vegetasi yang sulit karena suhu yang membeku. Bahkan perubahan suhu yang ekstrem ini dapat mengacaukan bahan makanan yang menjadi tempat hewan ini bertempat tinggal.

Ditemukannya Penyebab Lain

Sebelum dihantam oleh asteroid, ternyata riset baru penyebab dinosaurus punah menemukan adanya sebuah tanaman berbunga yang dapat menyebabkan kepunahan dinosaurus.

Kini para peneliti menuangkan dalam sebuah jurnal Ideas In Ecology and Evolution tentang penyebab yang satu ini.

Di dalam jurnal tersebut menerangkan jika ada tanaman berbunga yang dapat mengakibatkan spesies dinosaurus mati sebelum akhirnya dihantam oleh asteroid.

Seperti apa yang disampaikan oleh Gordon Gallup, seorang profesor Universitas Albani mengatakan jika dinosaurus kemungkinan akan terlalu lambat untuk berevolusi dalam mempelajari rasa dari makanan.

Hal ini mengakibatkan mereka akan kesulitan untuk membedakan tanaman yang beracun atau tidak. Kemungkinan penyebab ini berdasarkan penelitian tentang fosil yang ditemukan.

Di dalam riset baru penyebab dinosaurus punah tersebut, terdapat sisa tanaman beracun di fosil yang kemungkinan dapat membunuh dinosaurus tersebut.

Kemudian, Gallup dan juga temannya, Federick melakukan penelitian terhadap perilaku species buaya dan burung yang dianggap sebagai hewan keturunan dinosaurus.

Penelitian tersebut mereka tujukan agar mengetahui kemampuan kedua hewan tersebut dalam membedakan racun dari makanan.

Dengan penelitian tersebut dihasilkan jika burung dapat menghindari benda-benda yang memiliki potensi berbahaya terhadap dirinya dengan pengamatan visual.

Namun berbeda dengan buaya. Dalam riset baru penyebab dinosaurus punah, hewan tersebut tak begitu peduli dengan potensi yang membahayakan tersebut. Hal ini sama persis dengan apa yang dilakukan oleh dinosaurus pada zaman dahulu. (R10/HR-Online)