Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBerita PangandaranRusa Berkeliaran di Sekitar Pantai Timur Pangandaran

Rusa Berkeliaran di Sekitar Pantai Timur Pangandaran

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Banyak rusa berkeliaran di sekitar Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Pasca dibukanya kembali obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, pengunjung pun mulai berdatangan lagi dari berbagai daerah. Selain menikmati obyek wisata pantai, mereka juga bisa melihat dari dekat keberadaan hewan rusa yang berkeliaran di sekitar pantai.

Seperti yang dikatakan Yuni, salah seorang pengunjung asal Bandung, kepada HR Online, Rabu (22/07/2020). Ia mengaku sengaja berwisata ke Pangandaran bersama keluarganya, setelah sebelumnya diam di rumah akibat wabah Covid-19.

“Selain menikmat pantai dengan berenang tadi siang. Malam harinya kami jalan-jalan menikmati suasana malam di sekitar Pantai Timur sambil berselfie. Tiba-tiba ada dua hewan rusa datang, jadi ya sekalian saya foto-foto. Karena baru kali ini bisa lihat rusa dari dekat,” ujarnya.

Namun, Yuni juga menyayangkan karena kedua hewan rusa itu seperti kelaparan hingga mencari makanan di sebuah tempat sampah yang ada di sekitar pantai.

Baca Juga : Objek Wisata Pantai Pangandaran Dibanjiri Ribuan Wisatawan

Sementara itu, Cecep, warga Pangandaran, mengatakan, keberadaan hewan rusa yang liar itu tidak hanya saat siang saja, tapi juga malam hari.

“Binatang tersebut suka liar ke mana-mana. Kawasan Pantai Timur hanya beberapa meter saja dari obyek wisata Cagar Alam. Kadang rusa itu liar pada malam hari, tak hanya di sekitar pantai, tapi juga sampai ke kawasan pemukiman warga,” terangnya.

Menurut Cecep, meskipun binatang tersebut milik Wisata Cagar Alam, tapi semua warga Pangandaran pun secara tidak langsung ikut melindungi keberadaannya. Jika sedang berada di luar Cagar Alam, warga tetap membiarkannya karena rusa-rusa itu tidak mengganggu wisatawan maupun warga setempat.

“Keberadaan rusa di luar area Cagar Alam juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Pangandaran,” kata Cecep. (Ntang/R3/HR-Online)