Siswa Sekolah Sepak Bola di Pangandaran Berlatih di Tengah Pendemi Covid-19

Siswa Sekolah Sepak Bola di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap berlatih meski masih dalam suasana pandemi Covid-19. Foto: Entang SR/HR.
Siswa Sekolah Sepak Bola di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap berlatih meski masih dalam suasana pandemi Covid-19. Foto: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Para siswa Sekolah Sepak Bola di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap berlatih meski masih dalam suasana pandemi Covid-19. Namun, pelatih di sekolah tersebut selalu menarapkan protokol kesehatan kepada para siswa didiknya.

Hendri, salah seorang coach asal Kecamatan Padaherang, mengatakan, kegiatan olahraga di berbagai daerah saat pendemi Covid-19 memang sempat terhenti. Begitu pula di Kabupaten Pangandaran.

“Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama, dan kegiatan olahraga, terutama di sekolah sepak bola, tetap berjalan,” terangnya, kepada HR Online, Kamis (23/07/2020).

Hendri mengakui bahwa memang saat pertama adanya pendemi Covid-19, latihan sepak bola sempat terhenti. Tapi hal itu tidak berlangsung lama, dan selanjutnya kembali berlatih seperti biasanya.

Namun, lanjut Hendri, pada saat berlatih, pihaknya juga tetap menjalankan protokol kesehatan yang harus ditaati oleh semua siswanya. Sehingga, para siswa di Sekolah Sepak Bola tetap terjaga kesehatannya, dan terbebas dari Covid-19.

Baca Juga : SMK Ma’arif NU Ciamis Buka Kelas Khusus Sepak bola

“Alhamdulillah, kita bisa kembali lagi ke lapangan untuk berlatih, tetapi tetap standar protokol kesehatan kita pergunakan juga,” katanya.

Hendri mengatakan, latihan sepak bola tidak hanya tim laki-laki saja, tapi juga tim perempuannya. Mereka diajarkan tehnik serta aturan sepak bola. Adapun jumlah keselurahn siswa di Sekolah Sepak Bola saat ini ada 90 orang.

Sementara itu, Whanda Azahra, salah satu siswa di sekolah tersebut, mengatakan, dirinya mengaku senang bisa berolah raga. Terlebih lagi sepak bola yang merupakan hobinya.

Ia mengaku sudah berlangsung lama ikut latihan sepak bola, yakni sejak tahun 2018. Sehingga, dirinya sudah cukup memahami tentang aturan dalam olahraga sepak bola.

“Meskipun berlatih dari tahun 2018, kita akan tetap berharap semakin matang, dan fisik juga semakin bertambah kuat,” kata Whanda. (Ntang/R3/HR-Online)