SMK Banjar Mandiri Rangkul Siswa Kurang Mampu

SMK Banjar Mandiri Rangkul Siswa Kurang Mampu
SMK Banjar Mandiri didirikan untuk merangkul siswa-siswi yang kurang mampu. Foto: Aji/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Banjar Mandiri yang beralamat di Jl. Mayjen. Lili Kusumah, No. 33, Sumanding Wetan, Kota Banjar, berdiri pada tahun 2015. Tujuan didirikannya sekolah ini untuk merangkul siswa-siswi yang kurang mampu.

Oleh karena itu, siswa yang akan masuk ke sekolah tersebut bebas biaya pendaftaran, bebas biaya bangunan, bebas biaya pengembangan, gratis SPP 1 tahun, dan gratis seragam olahraga.

Kepala SMK Banjar Mandiri, Rahardi Mahardika, mengatakan, di Kota Banjar ini masih banyak anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah. Alasannya karena orang tuanya tidak punya biaya untuk meneruskan pendidikan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Siswa-siswi yang kurang mampu bisa melanjutkan sekolah ke SMK Banjar Mandiri. Kami di sini juga menerima siswa dari luar daerah, jadi tidak hanya untuk daerah Banjar saja. Bahkan, ada siswa yang berasal dari Jawa Timur sekarang sekolah di sini,” terangnya, kepada Koran HR, Senin (20/07/2020).

Lebih lanjut Rahardi mengatakan, di SMK Banjar Mandiri menyediakan dua jurusan, yaitu Asisten Keperawatan dan Perbankan Syari’ah. Di tahun 2020/2021, sekolahnya juga akan menerima siswa angkatan ke VI.

Selain itu, kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki SMK Banjar Mandiri menunjang dalam proses belajar mengajar, seperti ruang laboratorium praktek keperawatan, lapangan bola voly, futsal, bulu tangkis, laboratorium praktek bank mini, laboratorium komputer, dan tersedia juga asrama.

“Sekolah kami juga sudah bekerjasama dengan Jepang untuk Asisten Keperawatan, dan untuk Perbankan Syari’ah bekerjasama dengan Bank Syariah. Selain jurusan Perbankan Syari’ah, juga bisa merambah indrusti lainya, seperti perhotelan dan usaha mikro kecil menengah atau UMKM,” terang Rahardi.

Selain belajar, para siswa juga diberikan pendidikan supaya mereka bisa berwirausaha. Bahkan, bukan hanya siswanya saja, gurunya pun harus bisa memberikan contoh kepada muridnya. Dalam hal ini guru harus bisa berwirausaha.

“Karena guru itu digugu dan ditiru, jadi kita sebagai guru juga harus bisa menjadi contoh bagi murid-murid kita,” ujarnya.

SMK Banjar Mandiri Akan Bangun Pesantren

Rencananya, SMK Banjar Mandiri akan membangun pesantren agar siswa-siswinya yang kurang mampu bisa tinggal di pesantren sambil mengaji. Selain itu, mereka juga belajar bercocok tanam dan berwirausaha, agar setelah lulus dari SMK Banjar Mandiri bisa menjadi orang yang berkualitas, berani, kompenten, dan religius.

“Kalau siswa SMK Banjar Mandiri semakin banyak, Insa Allah kami dari pihak sekolah akan berusaha untuk mengurangi biaya SPP. Malah kami ingin siswa itu bukan hanya gratis 1 tahun SPP, melainkan dari awal sampai lulus sekolah bisa digratiskan untuk pembayaran SPP,” ungkap Rahardi.

Dirinya juga berharap SMK Banjar Mandiri dapat membantu banyak orang, dan merangkul orang-orang kurang mampu supaya bisa melanjutkan sekolah, sebagaimana anjuran pemerintah yaitu sekolah 12 tahun. (Aji/Koran HR)