Tanggul Saluran Irigasi Lakbok Utara Ciamis Jebol

Tanggul saluran irigasi Lakbok Utara di Dusun Sidaharja, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, jebol. Foto: Aisyah/HR.
Tanggul saluran irigasi Lakbok Utara di Dusun Sidaharja, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, jebol. Foto: Aisyah/HR.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Tanggul saluran irigasi Lakbok Utara di Dusun Sidaharja, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, jebol.  Diduga saluran irigasi tersebut jebol akibat banyaknya sarang yuyu (kepiting sawah) di balik lening irigasi.

Rohman (47), salah seorang warga yang juga pemilik warung kopi di sekitar saluran irigasi, mengatakan, jebolnya tanggul saluran irigasi terjadi pada hari Selasa (07/07/2020), sekitar pukul 05.30 WIB.

“Saluran irigasi ini memang sudah bocor sejak hari Seninnya sekitar pukul 5 sore. Tetapi tidak terlalu besar. Pada hari Selasanya sekitar pukul setengah 6 pagi, tiba-tiba tanah leningnya jebol,” ujarnya, kepada HR Online, Kamis (09/07/2020), di warung kopi miliknya.

Menurut Rohman, diduga jebolnya tanggul tersebut akibat banyaknya sarang yuyu di balik lening irigasi. Lama-lama tanahpun melunak dan akhirnya tidak kuat menahan air. Pasalnya, di daerah sekitar lokasi akhir-akhir ini jarang sekali hujan.

Baca Juga : Kadus Karangpaninggal Ciamis Harapkan Pembangunan Irigasi Tepat Sasaran

Beruntungnya, lanjut Rohman, pada Rabu (08/07/2020) pagi, petugas ili ili desa bersama petugas dari Dinas PU langsung tanggap memperbaikinya. “Hingga kini perbaikannya sudah hampir 50 persen,” katanya.

Saluran Irigasi Lakbok Utara Kewenangan BBWS Provinsi

Rohman juga mengatakan, saluran irigasi Lakbok Utara itu dapat mengairi ratusan hektar sawah di Dusun Sidaharja dan sekitarnya. Maka dari itu, rusak atau tidak berfungsinya irigasi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan panen para petani di wilayah tersebut.

Sementara itu, Yayat, penjaga pintu air irigasi yang sedang bekerja di lokasi bersama petugas lainnya, mengatakan, sekitar 200 karung berisi tanah digunakan untuk menutup tanggul yang jebol.

“Adapun petugas yang telah meninjau ke lokasi jebolnya tanggul saluran irigasi ini. Petugas itu di antaranya dari Teknik Pelaksanaan dan Operasional Provinsi atau TPOP. Kemudian dari pihak pemerintah desa, serta juru pengairan di wilayah setempat,” terang Yayat.

Menurut beberapa petugas yang sedang bekerja memperbaiki tanggul, bahwa saluran irigasi sekunder Lakbok Utara PK 34 merupakan kewenangan BBWS Provinsi wilayah Priangan Timur. (Aisyah/R3/HR-Online)