Tracking Kasus Covid-19 Kota Banjar Sasar Lansia Hingga Anak-Anak

Tracking Kasus Covid-19 Kota Banjar
Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Banjar, saat tracking di Desa Binangun, Minggu (12/7/2020). Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Setelah kembali ditemukan pasien positif Corona, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, langsung melakukan tracking.

Penelusuran tersebut dilakukan terhadap warga dan keluarga yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Minggu (12/7/2020).

Dari penelusuran tersebut, terdapat warga dengan usia rentan atau lansia yang pernah melakukan kontak dengan pasien. Selain itu juga, terdapat dua orang dengan kategori anak usia dini beresiko tertular.

Berita Terkait: Kasus Positif Covid-19 Kembali Ditemukan di Kota Banjar

Pelaksana Gugus Tugas Kota Banjar, dr H Agus Budiana, mengatakan, tracking ini untuk mendeteksi kemungkinan adanya warga terpapar virus Corona dari pasien positif.

Setelah penelusuran di lingkungan setempat, ada 20 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien. Dua puluh orang tersebut kemudian langsung dilakukan pemeriksaan swab test.

“Jumlah yang di-tracking sebanyak 20 orang. Ada kategori usia rentan atau lansia. Ada juga dua orang masih kategori anak-anak,” kata H Agus Budiana kepada awak media.

Berita Terkait: Tim Gugus Tugas Kota Banjar Jemput Pasien Positif Covid-19

Lanjut H Agus, setelah ini sampel spesimen akan langsung dikirimkan ke Lakbesda Provinsi Jawa Barat. Untuk hasilnya kemungkinan harus menunggu sekitar satu minggu baru bisa diketahui.

“Mungkin satu minggu ke depan baru keluar hasilnya. Syukur bisa lebih cepat, karena antrian pemeriksaan spesimen swab test massal sudah mulai menurun,” ujarnya.

Ditambahkan dia, terkait tracking di perusahaan tempat pasien bekerja saat ini, baru dilakukan koordinasi dengan pihak perusahaan. Dan penelusuran tersebut akan tetap dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Itu kan harus ada koordinasi dengan pihak perusahaan, jadi belum bisa hari ini,” ujarnya.

Adanya Tracking Baru, Stok Alat Swab di Kota Banjar Mulai Menipis

Agus juga mengatakan, dari sebanyak 1000 swab test massal yang sudah dilakukan oleh tim gugus tugas, sebanyak 700 sampel spesimen sudah diterima oleh tim gugus.

Dari 700 sampel yang sudah keluar tersebut, satu orang hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien positif Corona itu adalah peserta swab test massal di Pendopo Kota Banjar, yang saat ini tengah dilakukan tracking.

“Peserta swsb test massal yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini hanya satu orang,” katanya.

Dengan adanya penelurusan ini, kata H Agus, stok atau ketersediaan alat swab sudah mulai menipis. Hanya ada sekitar 200 kuota yang tersisa dari swab test massal.

“Sisa kuota yang ada akan digunakan khusus untuk tracking saja. Sekarang ini juga kami tengah mengupayakan untuk pengadaan,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online)