Usaha Bidang Konveksi di Kota Banjar Kembali Stabil

Usaha di bidang konveksi di Kota Banjar, Jawa Barat, kini kembali stabil. Foto: Aisyah/HR.
Usaha di bidang konveksi di Kota Banjar, Jawa Barat, kini kembali stabil. Foto: Aisyah/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Usaha di bidang konveksi di Kota Banjar, Jawa Barat, kini kembali stabil. Saat diterapkannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) akibat wabah Covid-19, usaha konveksi sempat terhenti.

Bahkan, menjelang Ramadhan hingga usai Lebaran, omset dari usaha konveksi turun drastis. Seperti yang dialami Dwi Konveksi dan Bordir Komputer di Dusun Karangmukti, RT. 04/05, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Usaha bidang konveksi ini telah dirintis Parno (40), sejak tahun 1995 di Bandung. Kemudian, di tahun 2001 pindah ke Jakarta.

Waktu itu Parno hanya menerima jahitan saja, belum ada bordir. Baru di tahun 2014 ia menambah usahanya dengan memproduksi bordir computer hingga sekarang.

Saat ditemui HR Online, Kamis (09/07/2020), Parno mengaku, sebelum masa pandemi, setiap bulan bahan jahitan yang ia dapat dari Jakarta selalu ramai. Terutama model seragam sekolah.

Selain itu, pelanggan lainnya yang biasa memesan bordir dengan berbagai jenis gambar juga banyak. Termasuk pelanggan yang berasal dari luar Banjar, seperti Ciamis dan beberapa dari daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga : Pabrik Garmen Putra Daerah Berdiri di Maruyungsari Pangandaran

“Kebanyakan pelanggan membuat kaos baju, atau hanya ingin membordir saja. Kalau pelanggan di Banjar kebanyakan dari dinas-dinas. Omset dari usaha bidang konveksi yang didapat dalam satu bulan sekitar 30 juta rupiah. Insya Allah, bulan Juli ini akan berjalan stabil,” ungkapnya.

Parno juga mengaku, selama menjalani usaha konveksi, baru kali ini ia menutup seluruh usahanya pada masa pandemi Covid-19. Berbeda dengan dulu ketika terjadi krisis moneter tahun 98, usahanya justru malah mendapatkan banyak orderan.

“Pokoknya, sekitar kurang lebih dua bulan usaha bidang konveksi ini total tidak beroperasi saat pandemi Covid-19,” katanya.

Parno menambahkan, ia biasa menerima bahan jahitan yang telah dipotong dari Jakarta. Untuk pengerjaan lanjutan, bahan tersebut kemudian disebar kepada 20 orang karyawannya di wilayah Banjar dan Ciamis Selatan.

Meskipun saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, namun usaha bidang konveksi yang dijalaninya mulai bulan Juli ini kembali stabil. (Aisyah/R3/HR-Online)

Loading...