Anakan Ular Kobra Putih Milik Warga Banjar Sempat Ditawar Rp 500 juta

Anakan Ular Kobra
Anakan ular kobra milik Supriyono yang sempat ditawar Rp 500 juta. Foto: Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Anakan ular kobra putih milik Yono Supriyono warga Sidamukti, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari sempat ditawar Rp 500 juta. Anakan ular tersebut dikenal jenis yang langka.

Menurut Yono, ular yang ditemukan di kebunnya 2 bulan lalu ini terbilang unik. Selain semua badan dan lidahnya berwarna putih, matanya berwarna biru dan panjang setengah meter.

Yono bercerita, awal mula ia menemukan hewan berwana putih susu itu ketika akan mencangkul lahan untuk ditanami pohon singkong.

Pada waktu itu, ia melihat 20 butir telur ular  King Kobra yang sedang menetas di kebun miliknya.

Setelah dilihat, dari semua yang menetas tadi hanya tersisa satu butir telur yang menetas dengan cara tak biasa.

“Kalau 19 telur yang menetas semuanya ular Kobra berwarna hitam. Menetasnya juga bersamaan. Tidak ada yang janggal,” tutur Yono di kebun miliknya di Desa Rejasari, Jum’at (7/8/20).

Namun untuk telur yang satu lagi, lanjut Yono, justru belum menetas, akan tetapi menggelinding serta bergerak sendiri di atas tanah.

“Kemudian saya mendekat dan membantu untuk penetasan. Setelah itu keluar anakan kobra warna putih seukuran batang rokok,” ujar Supriyono.

Baca juga: Fakta Genom Tuatara, Satu Nenek Moyang dengan Ular dan Kadal

Anakan Ular Kobra Dua Jam Panjangnya Setengah Meter

Selain karena seluruh tubuh ular berwarna putih, kejadian lain yang membuatnya merasa janggal itu karena proses pertumbuhannya yang begitu cepat.

Bahkan, saking cepatnya hanya dalam waktu dua jam panjangnya sudah mencapai sekitar setengah meter.

“Waktu menetas itu kan cuma seukuran  sebatang rokok, selang satu jam panjangnya sudah ada 30 centimeter. Kemudian saya amati lagi dan setelah dua jam panjangnya hampir setengah meter,” ujar Yono.

Ia pun selain mengamati proses penetasan, juga memberikan makan cacing tanah yang langsung disambar habis.

Hingga saat ini, panjangnya sudah mencapai 2 meter dan sarangnya pun tak pernah berpindah-pindah, yakni masih di dalam lubang pohon kelapa yang ada di kebunnya.

“Karena sudah besar, sekarang makannya bukan cacing lagi, tapi ular kecil di sekitar kebun,” imbuhnya.

Baca juga: Mengusir Ular dari Rumah Bukan dengan Garam, Begini Seharusnya!

Sempat Ditawar 500 Juta

Setelah kejadian tersebut, kata Yono, banyak teman-temannya dari luar daerah seperti Jakarta dan Semarang yang menanyakan keberadaan anakan ular kobra berwarna putih susu tersebut.

Bahkan, beberapa orang sempat menawarkan harga sampai Rp 500 juta untuk mendapatkan ular dengan jenis bisa paling mematikan tersebut.

Namun, ia tidak mau menjualnya karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

“Kemarin ada yang datang ke sini melihat ularnya. Pernah juga ada yang nawar-nawar sampai 500 juta, tapi saya tidak mau jual. Takut nanti ada apa-apa sama saya,” pungkasnya. (Muhlisin/R6/HR-Online) 

Loading...