Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Peringatan HUT ke-75 RI yang berbeda dengan tahun sebelumnya dimanfaatkan puluhan pelajar. Mereka menunjukkan bakatnya memainkan Angklung Bajidor dan Badud. Melalui sanggar seni Saung Angklung Kecamatan Cijulang di bawah pimpinan Koko, pelajar dari berbagai sekolah dan tingkatan ini melakukan upacara. Mereka kemudian melanjutkan unjuk kabisa sambil berkeliling kampung.
Baca juga: Hari Jadi ke 34 Desa Pangandaran, Kesenian Khas Jadi Daya Tarik Wisatawan
Koko, pimpinan sanggar, mengatakan, peringatan hari kemerdekaan di tahun ini menjadi kesempatan pihaknya. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan para pelajar terhadap bidang seni.
“Untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, kita bisa mengisi kemerdekaan dengan yang kita mampu. Ini termasuk melalui kesenian ini,” kata Koko kepada HR Online, Senin (17/8/2020).
Baca juga: Kisah Ronggeng Gunung Pangandaran Pentas di Hadapan Lodaya Siliwangi
Jenis angklung bajidor dan badud yang merupakan seni khas Pangandaran ini, kata Koko, ditampilkan untuk menghibur warga. Ia harap, para pelajar dapat terus melestarikan kesenian angklung yang merupakan warisan para leluhur. Apalagi Pangandaran memiliki ciri khas sendiri yang perlu dilestarikan oleh generasi penerus. (Entang/R6/HR-Online)





