Antisipasi Kekeringan, BPBD Ciamis Imbau Warga Pakai Air Secukupnya

Antisipasi Kekeringan, BPBD Ciamis Imbau Warga Pakai Air Secukupnya
Kantor B{BD Ciamis. Foto:Jujang/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Menghadapi musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Ciamis sudah melakukan himbauan antisipasi dampak kekeringan kepada masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, H. Dadang Darmawan, Jumat (7/8/2020) di ruang kerjanya.

“Untuk antisipasi kekeringan di Ciamis, kami sudah melakukan imbauan melalui sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Dadang.

Dadang mengatakan, untuk permintaan distribusi air dari masyarakat baru satu kecamatan yang meminta untuk di kirim air yakni kecamatan Pamarican.

“Pekan kemarin juga kami sudah mendistribusikan air sebanyak 3.500 liter kepada salah satu desa di kecamatan Pamarican,” katanya.

Dadang menjelaskan, saat ini stok air di beberapa daerah kabupaten Ciamis masih aman. Karena, sumur dan mata air masih mengalir normal.

Namun begitu, lanjut dia, pihaknya selalu melakukan monitoring kepada 27 Kecamatan sebagai upaya untuk antisipasi terjadinya dampak kekeringan.

“Saat ini masih aman, namun begitu kami selalu monitoring di semua kecamatan bilamana nanti ada daerah yang kekurangan air bersih kami sigap mengatasinya,” jelasnya.

Untuk daerah yang rawan akan kekeringan di Ciamis, menurut data dari tahun sebelumnya itu ada 12 titik. Namun, untuk yang paling mendominasi yaitu di kecamatan Pamarican, Banjarsari, dan Banjaranyar.

“Untuk Pamarican, kami kemarin telah memberikan edukasi kepada kadus dan kadesnya agar membuat sumur dan mencari mata air terdekat, jadi apabila sumurnya kering kalau ada mata air dekat petugas bisa langsung membawanya dari situ menggunakan mobil tanki,” ujar Dadang.

Dalam hal ini, Dadang mengimbau kepada masyarakat agar bisa menggunakan air secukupnya. Terlebih, di dalam dampak kekeringan ini bukan hanya kekurangan air saja, tapi harus waspada terhadap bencana laninya seperti halnya kebakaran.

“Dalam dampak kekeringan bukan hanya kekurangan air saja, tapi juga ada bencana lain yaitu kebakaran. Maka dari itu saya imbau warga Ciamis untuk tidak melakukan bakar-bakar di lahan yang berpotensi terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (Jujang/R8/HR Online)

Loading...